Pasuruan, Kabarpas.com – Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengamankan seorang guru ngaji yang diduga mencabuli santri di sebuah Pondok Pesantren di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.
Saat dikonfirmasi Kabarpas.com, Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo membenarkan adanya penangkapan pelaku pencabulan santri tersebut.
“Guru ngaji itu berinisial FE, dan kini sudah menjadi tersangka serta sudah mendekam di kamar tahanan Mapolres Pasuruan,” ujar AKP Adhi, Kamis (20/1/2022).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Kabarpas.com, kejadian pencabulan itu terjadi sekitar awal Januari tahun 2022. Kronologi pencabulan terjadi ketika seorang santri yang hendak mengaji dimintai tolong untuk memijat kaki si guru ngaji.
“Korban menunggu giliran mengaji. Kemudian seorang ustadz meminta dipijat kakinya, ” jelas narasumber yang enggan disebut namanya.
Entah apa yang ada dipikiran FE, saat dipijat pelaku justru tega melancarkan aksi cabulnya pada korban sebut saja Bunga (nama samaran). Korban yang tidak kuat menahan trauma lantas menceritakan tindak pencabulan yang dialaminya kepada orang tuanya. Hingga akhirnya pihak orang tua mendatangi Kantor SPKT Polres Pasuruan untuk membuat laporan. (emn/rit).

















