Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 27 Jan 2022

Jelang Imlek 2022, Warga Tionghoa Pasuruan Gelar Ritual Cuci Patung


Jelang Imlek 2022, Warga Tionghoa Pasuruan Gelar Ritual Cuci Patung Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Jelang Hari Raya Imlek 2573, sejumlah warga Tionghoa di Kota Pasuruan melakukan ritual cuci patung dewa di Klenteng Tjoe Tik Kiong.

Puluhan patung dewa atau yang disebut sebagai kimsin itu dicuci bersih menggunakan air yang dicampur dengan bunga mawar merah dan melati.

“Tujuannya karena yang kita bersihkan adalah patung dewa, maka membersihkannya jadi kita pakai air bunga mawar dan melati supaya benar-benar bersih,” ujar Mellyana selaku Ketua Pengurus Harian Klenteng Tjoe Tik Kiong.

Satu per satu patung dewa secara bergantian mulai dibersihkan. Setelah disiram dengan air bunga mawar dan melati, patung-patung dewa tersebut digosok dengan lembut oleh para pengurus klenteng dibantu oleh para umat Tridharma, yakni Konghucu, Tao, dan Budha.

Ada sekitar 10 patung dewa yang dibersihkan di Klenteng Tjoe Tik Kiong. Di antaranya yaitu patung dewa Mak Co, Kwang co, Qwan Im, patung Budhha, Kong hu cu, dan lain sebagainya.

“Tiap tahun mejelang imlek, pengurus dibantu para umat membersihkan patung-patung dewa, ” ungkapnya.

Selain mencuci patung dewa, para pengurus juga membersihkan semua sudut bangunan Klenteng Tjoe Tik Kiong. Termasuk sebuah meja besar didepan pintu tempat sembah yang yang disebut dengan Dikong. Dikong sendiri adalah representasi dari tuhan menurut ajaran kaum tionghoa.

“Terus sama membersihkan meja, ini namanya dikong, dikong itu simbol tuhan. Setiap mau imlek membersihkan seluruh klenteng, nantinya pada tanggal 31 Januari kita melakukan sembahyang untuk menyambut hari raya imlek yang jatuh besoknya tanggal 1 februari, ” imbuhnya.

Tidak jauh beda seperti tahun sebelumnya, perayaan imlek 2573 di klenteng tertua di Kota Pasuruan ini dilakukan secara sederhana.
Dikarenakan masih suasana pandemi covid-19, para pengurus dan umat tridharma hanya menyelenggarakan sembahyang bersama.

“Semoga tahun depan pandemi sudah berakhir dan kita bisa menggelar perayaan imlek kembali, “pungkasnya. (emn/ida).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan