Jakarta, Kabarpas.com – Sebagai salah satu ikhtiar untuk memberikan peningkatan kepada para dai untuk bersikap moderat dan memberikan materi ceramah yang berkualitas. Pimpinan Pusat Asosiasi Da’i – Dai’ah Indonesia (ADDAI) meluncurkan program sertifikasi dai moderat.
Kepada Kabarpas.com, Ketua Umum ADDAI, KH. Dr. Moch Syarif Hidayatullah menyampaikan, pada program sertifikasi dai moderat ini, para dai tidak hanya diuji kualitas materi dan performasi dakwahnya saja, tapi juga level kemoderatannya.
“Ini terkait dengan keyakinan ADDAI bahwa bila dainya berkualitas, maka umatnya juga berkualitas,” ujar ulama muda yang dikenal produktif menulis ratusan buku tersebut.

Dijelaskan, ada banyak manfaat yang akan didapat bagi para dai-daiah Indonesia yang mengikuti program sertifikasi dai moderat ini. Di antaranya yaitu para dai-daiah yang menjadi peserta dalam program ini akan mendapatkan sertifikat yang dapat digunakan sebagai prasyarat berdakwah di instansi pemerintahan, lembaga penyiaran (radio, tv, dan perusahaan media lainnya).
“Sertifikat juga dapat dipakai sebagai prasyarat berdakwah di dalam dan luar negeri. Serta dapat dijadikan sebagai identitas dan kemoderatan seorang dai,” tandasnya.
Lebih lanjut, Wakil Dekan Fakultas Dirasat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menambahkan bahwa peserta yang ikut program ini juga akan mendapatkan berbagai macam fasilitas menarik, seperti sertifikat dai moderat 3 bahasa (Indonesia, Arab, dan Inggris), materi seputar dakwah dan digital, kartu keanggotaan ADDAI. Serta akan direkomendasi menjadi Da’i di aplikasi Cari Ustadz.
“Untuk pelaksanaan program ini akan dilakukan secara virtual pada Sabtu dan Ahad, 26-27 Februari 2022. Dan informasi lebih lanjut tentang program ini bisa langsung dilihat di situs resmi ADDAI yaitu www.addai.or.id,” pungkasnya. (***).

















