Oleh : Nico Tresno Prahoro, Ketua Forum UMKM Mandiri Jatim
KABARPAS.COM – PEMBACA setia Kabarpas yang budiman…… Seperti tulisan saya minggu lalu, bisnis adalah memperjuangkan sebuah produk di masyarakat. Ya.. Memperjuangkat agar dikenal, dikonsumsi, dan disuka oleh masyarakat sehingga tercipta hubungan timbal balik antara produsen dengan konsumen ( simbiosis mutualisma).
Nama nya Memperjuangkan.. Berarti harus berkorban akan waktu ( fokus), pikiran ( mau belajar, dikritik, menerima masukan), biaya ( uang), siap rugi ( materi dan non materi), capek ( fisik dan non fisik).
Contohnya bisa kita lihat pada orang perantauan yang berjualan produk dari daerah asalnya kepada tempat mereka merantau :
- Warung Padang, yang menjual masakan Padang yang terkenal akan rendang dan olahan ikan
- Orang Sumedang, yang menjual Tahu Sumedang yang beda dengan tahu lainnya
- Orang Lamongan, dengan soto ayam dengan rasa dan aroma yang khas
- Orang Solo, dengan Bakso Solo atau Mie Ayam Solo…
- Sidoarjo dan Cibaduyut yang terkenak dengan kerajinan dari kulit.
- Jepara dan Pasuruan yang terkenal dengan produsen meubel rumahan dari kayu jati….
Produk yang diperjuangkan pada pasar adalah ciri khas baik jenis Mamin atau Handycraft ( rasa, aroma, identitas ) yang bagus.
Selain orang perantauan, UKM bisa Memperjuangkan Produk yang akan dilestarikan atau Produk hasil Inovasi, seperti :
- Makanan dan Minuman Tradisional yang hampir susah dicari di pasaran…
- Makanan Hasil Inovasi : Bakso Sayur untuk anak kecil yang kurang suka sayur, Olahan Jenang, dll
Demikian sekilas tentang makna dari bisnis yang dijalankan oleh UKM… Semoga bisa menjadi inspirasi semangat untuk lebih baik lagi dan maju… Amiin. (***).

















