Pasuruan, Kabarpas.com – Belasan sapi di Dusun Krajan, Desa Balongbendo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, menderita virus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku). Peternak resah dan berharap segera mengatasi virus ini agar tidak menyebar.
Penyakit mulut dan kuku yang merupakan infeksi virus bersifat akut, menyerang 15 sapi milik salah satu peternak di Dusun Krajan.
Maisaroh mengaku berat badan belasan sapi miliknya menurun. Selain itu mulut sapi mengeluarkan liur.
Ciri-ciri tersebut dialami hewan yang terkena virus PMK. Virus tersebut tidak hanya menyerang sapi, hewan berkuku belah seperti kerbau, domba, dan unta.
Maisaroh menambahkan, bahwa sapi miliknya sudah sakit selama 3 minggu.
Pihaknya khawatir, penyakit tersebut dapat menular ke sapi lainnya karena di desa setempat mayoritas peternak sapi.
“Berharap kepada pemerintah agar dapat mencegah menyebarnya penyakit ini,” ujar Maisaroh.
Selain tidak bisa dijual, sapi penghasil susu murni juga mengalami penurunan hasil perahan. Jika dalam keadaan sehat, sapi mampu menghasilkan 30 liter susu murni, namun saat ini hanya menghasilkan 3-5 liter susu murni.
Pihaknya berharap agar pemerintah segera mengatasi masalah tersebut, mengingat sebulan lagi memasuki Hari Raya Idul Adha. (Jun/Diz).

















