Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 10 Jul 2022

99 Film Religi Karya Anak Bangsa Masuk Penjurian Tingkat Nasional


99 Film Religi Karya Anak Bangsa Masuk Penjurian Tingkat Nasional Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com – Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) yang diinisiasi Ditjen Bimas Islam Kemenag memasuki tahap Penjurian Tingkat Nasional. Penjurian dibuka secara resmi oleh Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam Ditjen Bimas Islam, Sayid Alwi Fahmi di Hotel Double Tree, Jakarta.

“Kompetisi ini merupakan dedikasi Kemenag bagi generasi milenial dan sineas muda. Selain meningkatkan produktivitas, ajang ini juga menjadi syiar untuk Islam yang kita cintai,” ungkap Sayid.

Sebanyak 99 film pendek islami akan dinilai 10 Dewan Juri KFPI Tingkat Nasional yang diketuai Tokoh Perfilman, Christine Hakim. Sayid menegaskan, bergabungnya Christine sebagai Ketua Dewan Juri KFPI Nasional merupakan suatu kehormatan.

“Bergabungnya Ibu Christine Hakim menjadi kebanggaan tersendiri. Beliau menjadi bagian dari kita. Ilmu beliau bisa kita serap bersama. Saya yakin ini akan membawa kebaikan dan efek luar biasa bagi Kemenag dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam Penjurian KFPI Tingkat Nasional akan dipilih 7 film terbaik. Ketujuh film tersebut akan dinobatkan sebagai juara 1, 2, dan 3, harapan 1, 2, dan 3 serta juara favorit.

Ditemui di lokasi penjurian, Analis Kebijakan pada Seksi Siaran Keagamaan Islam, Nur Kumala Dewi menjelaskan, sebanyak 10 Dewan Juri KFPI Nasional merupakan insan perfilman, praktisi media, budayawan, dan akademisi.

“Pesertanya 99 film yang merupakan 3 terbaik dari tiap provinsi. Provinsi Papua tidak mengikuti tingkat nasional karena tidak ada kompetisi di tingkat provinsi,” terangnya.

Dewi menambahkan, kompetisi film ini dilakukan di tingkat Provinsi pada Juni 2022. Sebanyak 3 juara dari 33 provinsi berhak mengikuti KFPI Tingkat Nasional. “Kami berikan ruang kreasi kepada generasi milenial sebagai sarana syiar Islam sekaligus sosialiasi Moderasi Beragama,” pungkasnya. (don/gus).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

PPPK Jember Sebut Perhatian Pemkab terhadap Guru Lebih Baik dari Daerah Lain 

15 Mei 2026 - 19:33

Dima Akhyar Mulai Pemetaan Internal PDP Kahyangan, Pembenahan Akan Berbasis Data 

14 Mei 2026 - 16:37

Lewat OSMA, Gus Fawait Ajak ASN Jember Hilangkan Ego Sektoral

14 Mei 2026 - 16:33

Gus Fawait Pasang Target Besar untuk Direksi Baru Perumda Kahyangan

14 Mei 2026 - 06:27

Jember Kembali Jadi Tuan Rumah Karnaval SCTV 2026, UMKM hingga Wisata Ikut Dipromosikan

13 Mei 2026 - 14:56

Birokrat di Balik PAD Rp1 Triliun Itu Kini Jadi Pj Sekda Jember

12 Mei 2026 - 16:31

Trending di KABAR NUSANTARA