Pasuruan, Kabarpas.com – Masa Lansia (Lanjut Usia) bagi sebagian orang menjadi masa dimana seseorang mengalami penurunan kemampuan fisik, panca indera, bahkan tidak jarang bagi beberapa lansia juga mengalami penurunan kesehatan. Sebagai suri tauladan bagi generasi selanjutnya, serta memperhatikan kontribusi yang pernah diberikan para lansia dalam kehidupan bermasyarakat di masa sebelumnya, maka sudah seharusnya generasi muda memberikan apresiasi dan perhatian bagi para lansia.
Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo, S.TP, M.Si (Mas Adi) dalam Peringatan Hari Lansia Tahun 2022 yang diselenggarakan di Valencia Resto.
Dengan mengundang para perwakilan wredatama se-Kota Pasuruan, kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan penampilan beberapa jenis kesenian dari anggota perkumpulan karang wreda yang ada di Kota Pasuruan.
Mas Adi dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kota Pasuruan menaruh perhatian yang besar bagi para lansia. Momentum peringatan hari lansia menurut Mas Adi menjadi pendorong bagi semua pihak untuk selalu memperhatikan kesejahteraan para lansia.
“Para lansia ini adalah orang tua kita semua. Sudah seharusya kita menaruh perhatian yang lebih bagi para lansia”, ujar Mas Adi membuka sambutannya.
Mas Adi menambahkan bahwa kesejahteraan lansia telah diprogramkan oleh Pemkot Pasuruan melalui beberapa peraturan daerah.
“Undang Undang mengamanatkan kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan kesejahteraan para lansia. Pemkot Pasuruan melalui penerbitan peraturan daerah berkomitmen dalam kepedulian terhadap hal tersebut”, imbuh Mas Adi.
Ruang lingkup peningkatan kesejahteraan lansia di Kota Pasuruan, menurut Mas Adi meliputi pelayanan keagamaan dan mental spiritual, pelayanan kesehatan, kesempatan kerja, pendidikan dan pelatihan, kemudahan dalam mendapatkan layanan administrasi pemerintahan dan penggunaan fasilitasnya. Layanan bantuan hukum, bantuan sosial, serta perlindungan sosial juga tidak luput dari perhatian Pemkot Pasuruan bagi para lansia.
“Perhatian kami kepada para lansia semata mata karena peran lansia menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pembangunan di Kota Pasuruan. Karena pembangunan tidak hanya meliputi sarana prasarana, namun juga pembangunan sumber daya manusia nya”, ucap Mas Adi.
Mas Adi juga menambahkan bahwa sudah seharusnya generasi muda mencontoh semangat yang ditunjukkan oleh para lansia.
“Kita sebagai generasi muda harus mencontoh semangat yang tetap ditunjukkan Bapak Ibu semua. Hal itu nantinya akan menjadi inspirasi bagi kami dalam mendidik dan menjadi tauladan bagi para generasi serta anak cucu kami selanjutnya,” pungkas Mas Adi. (ajo/gus).

















