Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 2 Okt 2022

Kesaksian Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan Asal Probolinggo


Kesaksian Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan Asal Probolinggo Perbesar


Probolinggo,bkabarpas.com – Afandi (25), salah satu korban selamat Tragedi Kanjuruhan asal warga Desa Maron Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo menceritakan detik-detik terjadinya tragedi banyaknya korban meninggal di stadion Kanjuruhan, pada Sabtu (01/10/2022). Menurutnya, saat itu pertandingan antara Arema FC VS Persebaya sudah usai, dan ada beberapa supporter Arema turun ke lapangan.


“Maksud teman-teman Aremania turun kelapangan hanya memberi suport dan semangat terhadap pemain kesayanganya atas kekalahan melawan Persebaya. Karena kalah menang dalam pertandingan sepak bola adalah hal yang biasa,” ujar Afandi pada wartawan Kabarpas biro Probolinggo. Minggu, (02/10/2022).

Namun, lanjutnya ada tembakan air mata yang membikin Stadion banyak asap yang membuat mata pedih dan sesak nafas. Tak ayal, Aremania pun panic dan menyelamatkan diri.


“Asap pedih di mata dan membikin sesak nafas, Aremania panic dan berhamburan menyelamatkan diri, dan banyak yang terinjak-injak. Saya berhasil bertahan dari serangan asap gas air mata diberi oleh es batu oleh penjual Es, dan Es tersebut saya buat untuk cuci muka berkali-kali,” terangnya.

Setelah berhasil keluar stadion dan suasana tidak sepanik sebelumnya. Afandi berusaha mencari adiknya (Rizki Dwi Yukianto) di stadion, namun tidak ditemukan. Setelah dicari di fasilitas kesehatan, adiknya berhasil ditemukan di Puskesmas terdekat dalam keadaan tidak bernyawa. Dan setelah diidentifikasi oleh petugas kemudian jenazah dibawa ke rumah duka.

“Selang beberapa jam, saya naik ambulan mengantar adik ke Probolinggo (Rumah Duka.red) dan Minggu pagi adik dimakamkan,” terangnya.

Sebagai tambahan informasi, korban meninggal dunia dalam kejadian Kanjuruan asal Proboliinggo sebanyak 3 orang. 3 korban yang gugur tersebut adalah Risky Dwi Yulianto (19), warga Maron Wetan, Kecamatan Maron, Abian Hazig Rifai (18) warga Desa Kandang Jati, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dan Yanuar Dwi Bramastyo, (15), warga Randu Pangger, Kota Probolinggo. (wil/ida).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Tiga Emas Disapu Bersih, FAJI Probolinggo Kuasai Slalom Kejurprov 2026

5 September 2026 - 17:01

Trending di Kabar Probolinggo