Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo ยท 2 Des 2022

Pemkab Probolinggo Berikan Pelatihan Ketrampilan Olahan Kedelai


Pemkab Probolinggo Berikan Pelatihan Ketrampilan Olahan Kedelai Perbesar


Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) memberikan pelatihan ketrampilan olahan kedelai di Warung Ibu Nasek & Koffie Kecamatan Leces, selama dua hari Kamis dan Jumat (1-2/12/2022).

Kegiatan yang diikuti oleh 35 orang peserta dari wilayah Kecamatan Leces ini dihadiri oleh Kepala Bidang Usaha Mikro DKUPP Kabupaten Probolinggo Zulkarnain, Bambang Lasmono selaku suami dari almarhumah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Wijayanti Kusuma Dewi serta narasumber Nur Aghnisekayati dari UKM AAR Pajarakan.

Pelatihan ketrampilan olahan kedelai ini bertujuan mengembangkan minat dan motivasi masyarakat untuk terjun ke dunia wirausaha, menumbuhkan wirausaha baru serta meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto melalui Kepala Bidang Usaha Mikro Zulkarnain mengatakan kebutuhan akan makanan yang bergizi merupakan hal yang sangat penting bagi manusia.

“Untuk memenuhi kebutuhan gizi, manusia melakukan berbagai inovasi dalam pengolahan makanan untuk meningkatkan kualitas makanan yang mencakup peningkatan nilai gizi dan karakteristik sensoris bahan makanan,” katanya.

Zulkarnain menjelaskan kedelai merupakan jenis kacang-kacangan yang paling banyak digunakan sebagai bahan pangan. Hal ini karena kedelai mengandung protein paling tinggi. Tempe dan tahu merupakan makanan tradisional Indonesia yang menggunakan bahan baku kedelai.

“Salah satu cara dalam pembangunan ekonomi ini dengan mengoptimalkan produk lokal. Produk lokal ini akan memberikan manfaat dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada dan mampu memberikan suatu pengetahuan tentang suatu bahan yang memeiliki nilai ekonomis lebih,” jelasnya.

Selain itu jelas Zulkarnain, dengan adanya produk lokal tempe dan tahu sebagai potensi yang mampu meningkatkan ekonomi khususnya masyarakat Kecamatan Leces nantinya akan menjadi produk unggulan di Kecamatan Leces. Dengan pelatihan ketrampilan olahan kedelai menjadi tahu dan tempe ini para peserta memiliki ketrampilan dan menjadi ladang usaha yang bisa menjadikan sumber penghasilan.

“Kami mengharapkan semua peserta memanfaatkan fasilitas pelatihan ini secara maksimal dengan tujuan menggerakkan warga di wilayah Kecamatan Leces untuk berinovasi dalam membuat produk olahan kedelai menjadi tahu dan tempe,” tegasnya.

Sementara Bambang Lasmono, suami dari almarhumah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo Wijayanti Kusuma Dewi mengharapkan pelatihan ketrampilan olahan kedelai ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat untuk menumbuhkan wirausaha baru dan menjadi sumber pendapatan masyarakat.

“Semoga pelatihan ketrampilan olahan kedelai ini bisa memberikan bekal ketrampilan bagi masyarakat. Ikuti pelatihan ini dengan baik dan sungguh-sungguh. Terus asah ketrampilan yang dimilikinya. Minimal nantinya bisa membuat olahan tahu dan tempe sendiri bagi keluarga,” ungkapnya. (len/ian).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

DKUPP Kabupaten Probolinggo Perkuat SDM Koperasi melalui Literasi Keuangan dan Pajak

1 Agustus 2026 - 12:40

Buron Hampir 2 Pekan, Pelaku Pembunuh Manusia Silver Berhasil Ditangkap Polisi

30 Juli 2026 - 19:20

Jalan Sehat Bersama Semarakkan Puncak Peringatan Harkopnas ke-79 di Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:46

Bupati Haris dan INOVASI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:41

DPRD dan Pemkab Probolinggo Godok KUA-PPAS 2027, Pacu Daya Saing Daerah

22 Juli 2026 - 22:39

SDN Sukapura 3 Jadi Rujukan Penerapan Pembelajaran Multigrade Bagi Disdik Kabupaten Pasuruan

20 Juli 2026 - 09:32

Trending di Kabar Probolinggo