Trenggalek, Kabarpas.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa berkunjung ke Trenggalek dan melakukan penanaman terumbu karang bersama Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin.Penanaman tersebut dilakukan di kawasan Pantai Mutiara kabupaten tersebut.
Mas Ipin melakukan penanaman terumbu karang dengan cara menyelam.Sementara itu, Khofifah menyiapkan media tanamnya.
Penanaman terumbu karang dilakukan pada kedalaman 5 sampai 6 meter dengan luasan 250 meter x 600 meter.Sedangkan pada penanaman sebelumnya pada kedalaman 11 meter.
Seperti diketahui, rehabilitasi terumbu karang bukan untuk kali pertama.Pada tahun 2022 yang lalu Pemprov Jatim menginisiasi penanaman terumbu karang dibeberapa kabupaten.Misalnya, Kabupaten Probolinggo, Trenggalek, Situbondo dan Kabupaten Sumenep.Luasan rehabilitasi ini mencapai 2,4 Ha.
Selain melakukan penanaman bersama Bupati Mas Ipin, Khofifah juga berkesempatan mengunjungi Rumah Apung dan Keramba Jaring Apung, Rehabilitasi Terumbu Karang, Rumah Ikan dan Underwater Restocking, Ekowisata Bahari serta gelar produk UMKM.
Mas Ipin mengatakan, dalam rangka menjaga ekosistem bawah bawah laut replantasi terumbu karang di bawah di bawah laut kawasan Pantai Mutiara manfaatnya telah dirasakan oleh masyarakat.
” Banyak gurita dan ikan – ikan lain yang mulai masuk di wilayah itu.Tentu ini sangat bermanfaat bagi para nelayan sekitar, ” ucapnya.
Bersama Pokmas, Mas Ipin telah memasang bola – bola merah sebagai tanda bahwa dibawah terdapat rumah ikan dan replantasi terumbu karang.Ini dilakukan untuk menjaga ekosistem bawah laut yang sudah mulai membaik.
” Pada prinsipnya rumah apung itu berfungsi sebagai tempat pengawasan, ” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pokmas Rembeng Raya, Kacuk Wibisono mengakui jika bantuan dari Pemprov Jatim sangat membantu dan sangat bermanfaat.Tak terkecuali bagi Pokmas.
” Dengan bantuan rumah ikan dan transpalansi terumbu karang membuat ekosistem bawah laut semakin membaik, ” ungkapnya. (ags/ian).

















