Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 1 Mar 2023

Komisi II DPRD Trenggalek Klarifikasi 7 OPD yang Gagal Penuhi Target 2022


Komisi II DPRD Trenggalek Klarifikasi 7 OPD yang Gagal Penuhi Target 2022 Perbesar

Trenggalek, Kabarpas.com – Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek mengundang 7 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dianggap gagal penuhi target di kegiatan APBD Tahun Anggaran 2022.

“Kami sengaja mengklarifikasi 7 OPD penghasil pendapatan mengapa gagal penuhi target. Sehingga perlu dicari penyebabnya, ” kata Mugianto, Ketua Komisi II DPRD setempat, Rabu (1/3/2023) siang.

Mugianto menuturkan, diawal ini kita mengevaluasi gambaran rencana kegiatannya.Karena, kalau diawal bisa diantisipasi agar bisa terpenuhi target diakhir tahun 2023.” Ini merupakan langkah preventif kita agar yang menjadi tugas mereka bisa maksimal dan betul – betul serius untuk memenuhi target, ” imbuhnya.

Kang Obeng, sapaan akrabnya menyebut, dari alasan yang disampaikan oleh beberapa OPD ada yang bisa diterima oleh akal sehat kita dan ada juga kajian yang belum bisa kita terima.” Alasannya kadang – kadang OPD itu mempunyai beberapa jurus untuk menghindar.Kedepan tidak ada lagi alasan bagi mereka, ” tandasnya.

Politisi Demokrat ini menyampaikan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) sebenarnya ada potensi wisata yang perlu kita gali atau ditarik restribusi.Namun, tidak dilakukan oleh dinas tersebut.

Dia mencontohkan, wisata pantai Konang, Cengkrong atau tempat – tempat wisata yang saat ini banyak dikunjungi oleh masyarakat.”Itu salah satu potensi yang harus dioptimalkan. Jadi seharusnya ada petugas pungut supaya bisa memenuhi target pendapatan, ” ungkapnya.

Selanjutnya, dia menegaskan, beberapa opsi sudah kita sampaikan.”Jika memang dinas terkait belum bisa memaksimalkan apa perlu dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Seperti pengelolaan Hotel Prigi.Jika pengeluaran rutin lebih besar dari pendapatan ini sangat membebani APBD, ” ujarnya.

Dia juga berharap agar aset – aset yang tidak mampu dikelola dengan baik, misalnya Rumah Coklat, Rumah Susu dan Demplot Pertanian itu bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga.Sehingga, tidak membebani APBD, namun justru mendapatkan penghasilan asli daerah (PAD).

“Jadi harus efektif dalam menggunakan anggaran supaya bisa mendongkrak APBD, ” tukasnya.

Dia juga menyinggung terkait target dari Rumah Sakit Panggul tahun 2023, yakni sebesar Rp 5 milyar.Namun, hingga bulan ketiga masih belum beroperasi.

Oleh karena itu, agar target bisa terealisasi hingga akhir tahun perlu diklarifikasi.” Alasannya belum ada dokter yang bertugas serta belum ada ijin operasi dari Kemenkes RI, ” tutupnya (ags/ian).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Dima Akhyar Mulai Pemetaan Internal PDP Kahyangan, Pembenahan Akan Berbasis Data 

14 Mei 2026 - 16:37

Lewat OSMA, Gus Fawait Ajak ASN Jember Hilangkan Ego Sektoral

14 Mei 2026 - 16:33

Gus Fawait Pasang Target Besar untuk Direksi Baru Perumda Kahyangan

14 Mei 2026 - 06:27

Jember Kembali Jadi Tuan Rumah Karnaval SCTV 2026, UMKM hingga Wisata Ikut Dipromosikan

13 Mei 2026 - 14:56

Birokrat di Balik PAD Rp1 Triliun Itu Kini Jadi Pj Sekda Jember

12 Mei 2026 - 16:31

Indeks Daya Saing Daerah 2025, Jember Ungguli Banyuwangi

12 Mei 2026 - 10:11

Trending di KABAR NUSANTARA