Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 2 Mar 2023

Komisi II DPRD Trenggalek Warning OPD Penghasil Pendapatan untuk Penuhi Target 2023


Komisi II DPRD Trenggalek Warning OPD Penghasil Pendapatan untuk Penuhi Target 2023 Perbesar

Trenggalek, Kabarpas com – Komisi II DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra Penghasil pendapatan di Aula DPRD setempat, Kamis (2/3/2023) siang.

“Kita tidak mau tahun 2023 nanti diakhir atau penghujung tahun target pendapatan meleset.Oleh karena itu kita mengantisipasi dari bulan ke bulan,” kata Mugianto, Ketua Komisi II DPRD setempat.

Mugianto menyampaikan, adapun OPD yang diundang dalam kaitan ini adalah, Dinas Perhubungan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan), Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disperinakertrans), Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskomindag) serta beberapa OPD lainnya.

“Dari Komindag kita menyikapi terkait restribusi pasar.Targetmya masih moderat, masih belum membuat target yang lebih tinggi,” ucapnya.

Hal ini disebabkan, masih lanjut Mugianto, karena melihat perkembangan beberapa pasar yang sudah dibangun, tinggal mengaktifkan atau menarik restribusinya.

“Satu hal lagi tentang Pasar PON yang masih menunggu penyerahan dari pemerintah pusat, karena baru dibangun 2 tahun yang lalu. Sehingga, mengganggu pendapatan dinas terkait,” ungkapnya.

Kang Obeng, sapaan akrabnya juga menyebut ada 9 pasar yang sudah dibangun dan itu perlu dimaksimalkan.

Politisi Partai Demokrat ini menyinggung terkait SPBU yang sekarang diambil alih statusnya oleh PT Jet dan dikelola secara mandiri. “Insya Alloh perkembangannya mulai ada tren positif dan sudah bisa menyetor PAD Rp 170 juta pada tahun 2023.Sedangkan tahun 2023 PT Jet menaikan targetnya melebihi tahun sebelumnya, “tandasnya.

Selanjutnya, dia menyarankan, untuk mendongkrak PAD khususnya perusahaan – perusahaan daerah harus dioptimalkan dan melakukan ekspansi – ekspansi dan terobosan – terobosan untuk mengembangkan BUMD itu sendiri.Misalnya, BOR Jwalita, PT Jet, PDAU dan Pabrik Es.Jadi perusahaan tersebut harus serius mengolah bisnisnya dengan terobosan baru seperti yang dilakukan oleh PT Jet yang ingin mengembangkan usaha lainnya selain SPBU.Meskipun beban PT Jet cukup berat, karena melanjutkan aset yang lama, ” ungkapnya.

Dia menjelaskan jika ada keluhan dari PT Jet terkait pompa bensin yang sudah lama dan saat ini belum diganti.” Secara ekonomis itu kurang menguntungkan buat bisnis saat ini atau tidak sesuai dengan alat yang sekarang,” tukasnya.

Terkait PDAU yang hanya memiliki satu bidang usaha saja, dia menanggapi, bahwa yang dikelola hanya Pabrik Es yang sejarahnya menyisakan masalah.” Bisa beroperasi saat ini saja kita Alhamdulillah apalagi mampu menyumbang pendapatan daerah, ” tutupnya (ags/ian).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Dima Akhyar Mulai Pemetaan Internal PDP Kahyangan, Pembenahan Akan Berbasis Data 

14 Mei 2026 - 16:37

Lewat OSMA, Gus Fawait Ajak ASN Jember Hilangkan Ego Sektoral

14 Mei 2026 - 16:33

Gus Fawait Pasang Target Besar untuk Direksi Baru Perumda Kahyangan

14 Mei 2026 - 06:27

Jember Kembali Jadi Tuan Rumah Karnaval SCTV 2026, UMKM hingga Wisata Ikut Dipromosikan

13 Mei 2026 - 14:56

Birokrat di Balik PAD Rp1 Triliun Itu Kini Jadi Pj Sekda Jember

12 Mei 2026 - 16:31

Indeks Daya Saing Daerah 2025, Jember Ungguli Banyuwangi

12 Mei 2026 - 10:11

Trending di KABAR NUSANTARA