Trenggalek, Kabarpas.com – Komisi I DPRD Trenggalek untuk kali kedua akan menagih janji terkait pengisian beberapa pejabat eselon 2 yang masih kosong. Demikian disampaikan oleh Alwi Burhanudin, Ketua Komisi I DPRD setempat, Selasa (7/3/2023).
“Kami menggelar rapat bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pada bulan Januari yang lalu. Oleh karena itu, dalam minggu ini Komisi I akan mengundang kembali BKD,” ucapnya.
Alwi mengatakan, dari hasil rapat bersama BKD pada bulan Januari, harusnya pada awal Maret ini seleksinya sudah masuk tahap akhir.
“Jadi kita ingin tahu progresnya seperti apa,” tegasnya.
Alwi menuturkan, sekarang pihaknya masih mengumpulkan data terkait realisasi APBD Tahun Anggaran 2022 dan sekalian menanyakan tentang perkembangan seleksi pengisian kekosongan pejabatan eselon 2.
“Pengisian kekosongan pejabat tersebut berkaitan erat dengan serapan anggaran.Karena, dengan banyaknya Pelaksana tugas (Plt) kemarin menyisakan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa). Silpa kita menyentuh angka Rp 284, 5 milyar.Itu merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah di Trenggalek, ” tandasnya.
Politisi PKS ini menyebut, dengan belum difinitifnya pejabat tersebut maka kewenangannya sangat terbatas.Sehingga, dalam mengambil keputusan tudak bisa cepat.
“Mudah – mudahan bisa terpenuhi apa yang disampaikan oleh BKD saat rapat terakhir bersama Komisi I, ” ungkapnya.
Ketika disinggung terkait pengertian seleksi tahap akhir itu sama dengan sudah menyisakan 3 orang terbaik, dia menyanpaikan akan bertanya lebih lanjut ke BKD dalam rapat mendatang.
“Paling tidak kita akan mendorong BKD agar segera dilaksanakan apa yang sudah direncanakan itu,” pintanya.
Selanjutnya, dia berharap kepada Pemkab untuk segera mengisi kekosongan jabatan tersebut serta diberi tugas yang jelas dan anggaran yang jelas.
“Yang ndak bisa kerja, ya diganti gitu, ” tutupnya. (ags/ian).

















