Trenggalek, Kabarpas.com – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Trenggalek, Edi Supriyanto menghadiri program rutin Pemkab, yakni “Makaryo Ning Deso, Desa Hebat (Mening Deh) di Desa Mlinjon, Kecamatan Karangan, Rabu (15/3/2023).
“Harus ada keselarasan program – program yang ada di APBD dan APBdes untuk menekan penanganan Stunting dan pengentasan kemiskinan Ekstrim,” ucapnya.
Edi sapaan akrabnya mengatakan, pada dasarnya program Makaryo Ning Deso salah satu titik sasarnya adalah pedekatan pelayanan terhadap masyarakat. “Untuk kegiatan kali ini kita fokus pada penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrim,” imbuhnya.
Edi menuturkan, penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrim juga menjadi salah satu target dari Pemerintah Pusat.Sehingga kita perlu serius dalam penanganan ini.
”
Salah satu intervensi spesifik ialah tentang perihal tentang penanganan pola pribadi, yakni ibu asuh dan pola makan bergizi.Tak terkecuali untuk desa melalui program bantuan makanan bergizi terhadap ibu hamil,” tandasnya.
Sementara itu, dia melanjutkan, intervensi spesifik itu sendiri terhadap stunting lebih memprioritaskan lingkungan yang nyaman, bersih dan indah.Sedangkan untuk pembangunannya difokuskan pada sanitasi serta serta irigasi, yaitu kebersihan air minum.
Dia berharap, program di desa yang diambil dari APBdes yang diperuntukan untuk pencegahan stunting dan penanganan kemiskinan ekstrim harus menjadi skala prioritas.Sehingga, apa yang menjadi atensi Pemerintah Pusat tersebut bisa terealisasi secara maksimal.
“Yang jelas apa yang dicanangkan dari pusat itu mempunyai tujuan yang sama, yaitu mencapai kesejahteraan masyarakat.Tak terkecuali masyarakat Desa Mlinjon, Kecamatan Karanagan,” tutupnya. (ags/ian).

















