Trenggalek, Kabarpas.com – Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek menggelar aksi menanam bibit pohon di Desa Karangrejo, Kecamatan Kampak.
Setidaknya ada sekitar 50 ribu berbagai jenis bibit ditanam yang ditanam sebagai salah satu wujud dalam pelestarian air dan lingkungan.
Sekertaris Daerah (Sekda) Trenggalek, Edi Supriyanto mengatakan, Hari Air Sedunia atau World Water Day ini rutin diperingati setiap tanggal 22 Maret, namun sekarang diajukan pada tanggal 21 Maret.
“Ini bersamaan dengan Hari Desa Asri Nusantara dan dicanangkan penanaman beberapa pohon selama 5 hari,” ucapnya.
Edi, sapaan akrabnya berharap, peringatan Hari Air Sedunia ini bisa dijadikan momentum untuk memacu semangat seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta melestarikan air.
“Kita harus berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga azas pemanfaatan pelestarian air, ” imbuhnya.
Edi menyebut, salah satu tugas dari pemerintah adalah menjamin masyarakat bisa mendapatkan akses air bersih, karena air bersih itu adalah hak setiap warga.
“Jadi pemerintah harus menjamin atas hak tersebut, ” ungkapnya.
Selanjutnya, dia mengingatkan, Jika saat ini akses air bersih kepada masyarakat masih rendah, sehingga perlu diupayakan secara totalitas dengan beberapa langkah yang berkesinambungan.
Salah satunya, masih lanjut dia, ialah melalui gerakan penghijuaan, penanaman serta pelestarian air.
” Oleh karena itu, bagaimana caranya kita mengelola lingkungan air yang ada di dalam tanah supaya bisa mendapatkan air yang berkualitas, ” tandasnya.
Dia menegaskan, penanaman pohon di Desa Karangrejo ini merupakan donasi dari para ASN Trenggalek.” Setiap OPD itu mempunyai lokasi wisata binaan yang harus ditanami berbagai jenis pohon, ” tukasnya.
Ditambahkannya, Pemkab mengapresiasi langkah – langkah positif tersebut dengan segala manfaatnya.
” Ada dua sisi manfaat bagi masyarakat, yaitu dari sisi pelestarian air serta sisi perekonomian, ” tutupnya. (ags/ian).

















