Trenggalek, kabarpas.com – DPRD Kabupaten Trenggalek melalui Komisi III menggelar rapat kerja bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Unit Pelayanan dan Pengadaan (ULP) di Aula setempat, Rabu (3/5/2023) siang.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Trenggalek, Pranoto sangat menyayangkan lambatnya progres pelaksanaan APBD Induk Tahun Anggaran 2023 di Dinas PUPR.
“Secara umum kami ingin tahu seperti progres APBD Induk di Dinas PUPR, karena sebentar lagi sudah masuk pembahasan APBD Perubahan.Tak hanya itu, kami juga ingin tahun terkait sinkronisasi dengan ULP,” ucapnya.
Pranoto menuturkan, ada sekitar 32 paket lelang yang dibawah kendali Dinas PUPR dan dokumen pengadaannya sudah masuk ke ULP.
“Memang dari 32 paket, 11 diantaranya sudah ada di penyedia.Sayangnya untuk paket penunjukan langsung dinas masih dalam tahap pemilihan penyedia,” imbuhnya.
Pranoto menyebut, dalam waktu dekat Pemkab akan mengajukan nota APBD Perubahan.Padahal banyak paket yang belum sampai ke tangan penyedia.
“Pendeknya, kami tak ingin kejadian – kejadian tahun lalu terulang, yakni menumpuknya pekerjaan di akhir tahun,” tandas.
Politisi PDI – P ini meminta Kadis PUPR untuk menhadirkan semua jajarannya yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan APBD Induk.Namun, pihak Dinas PUPR belum bisa menghadirkan hari ini.
“Rapat untuk sementara dihentikan dan dilanjutkan besok hari (4/5) siang.Agar semuanya bisa jelas, ” tutupnya. (ags/ian).

















