Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 22 Nov 2023

Mewisuda 28 Lansia Tangguh, Ketua TP PKK Trenggalek : Ada Peserta yang Dihidupkan Kembali Jiwa Mudanya


					Mewisuda 28 Lansia Tangguh, Ketua TP PKK Trenggalek : Ada Peserta yang Dihidupkan Kembali Jiwa Mudanya Perbesar

Trenggalek, kabarpas.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini mewisuda 28 lansia tangguh. Dia menyebut, dari para wisudawan tersebut, ada salah satu peserta yang seperti dihidupkan kembali jiwa mudahnya.

Novita sapaan dia menjelaskan, para lansia tersebut merupakan peserta Selantang (Sekolah Lansia Tangguh) yang merupakan salah satu program dari BKKBN untuk mengajak para lansia menjaga kesehatan serta berkontribusi aktif untuk lingkungan tempat tinggal dan keluarga.

Novita sendiri menyambut baik program Selantang ini, karena para lansia juha menyambut positif program pemerintah tersebut.

“Kita bersyukur bisa menyelesaikan program Selantang dan mendapat tanggapan positif, “ungkapnya.

Menurut Novita, program Selantang ini seakan menghidupkan kembali jiwa mudanya dengan beberapa aktivitas positif selama mengikuti program. “Saya harap mereka tetap menjadi penggerak masyarakat, terutama untuk bidang pendidikan putra-putri generasi penerus cita-cita bangas Indonesia, “tukasnya.

Dia menuturkan, di setiap kecamatan ada atau memiliki sekolah lansia tangguh sehingga akan ada wisuda pada sesi-sesi berikutnya.

Sedangkan sekolah lansia tangguh ini diadakan secara bulanan dengan peserta dari berbagai macam latar belakang. Mereka berkumpul untuk berbagi pengalaman, belajar serta menginspirasi satu sama lainnya.

Salah satu dari peserta sekolah lansia tangguh, Sri Muhartini merasa senang dan bangga dengan program dari pemerintah ini. Karena bisa bersilahturahmi, ngobrol-ngobrol dan dan senang-senang melupakan masa tua. “Program ini sangat bagus dan luar biasa, “tandasnya.

Dia beranggapan, program ini bisa menghilangkan stres dan tambah imunitas. Selain itu juga diajarkan ekonomi kreatif. Misalnya, pemberian bibit buah dan sayur, meskipun belum pernah menghasilkan panennya karena diterjang banjir. “Di program ini ada pelatihan membuat jamur dan bisnis. Intinya program ini sangat bermanfaat bagi kami, “tutupnya (ADV/Sumber : Prokopim Kabupaten Trenggalek).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Rapat Paripurna IV DPRD Kota Pasuruan, Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disepakati

27 Oktober 2026 - 08:51

DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Terbentuknya Perda Pesantren hingga Siapkan Job Fair Khusus Santri

27 Oktober 2026 - 08:33

Jember Integrasikan 279 Layanan Publik, MenPAN-RB Sebut Sesuai Strategi Mal Pelayanan Publik

26 Oktober 2026 - 20:25

Akhir Pekan Makin Meriah, Honda Vario 160 Hadirkan Hiburan Musik dan Undian UKH di Jember

26 Oktober 2026 - 20:18

Polres Jombang Bongkar 41 Kasus Narkoba Selama Tiga Bulan dan 51 Orang Jadi Tersangka

26 Oktober 2026 - 20:10

Kebun Mumbul Tangani Dugaan Pendudukan Lahan 60 Hektare di Jember, Polisi Turut Dilibatkan

26 Oktober 2026 - 19:51

Trending di KABAR NUSANTARA