Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 13 Feb 2025

Kalah di Kandang dan Berujung Ricuh, Begini Kata Manager Persekabpas Pasuruan


Kalah di Kandang dan Berujung Ricuh, Begini Kata Manager Persekabpas Pasuruan Perbesar

Reporter: Sugeng Hariyono

Editor: Ian Arieshandy

 

Pasuruan, kabarpas.com – Pertandingan lanjutan liga Nusantara Persekabpas Pasuruan vs Tornado FC di stadion Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan berujung ricuh. Bahkan, Persekabpas Pasuruan harus menerima kekalahan atas lawan tamunya yaitu Tornado FC dengan skor tipis 2-1, Kamis (13/02/2025).

Dari pantauan kabarpas di lokasi, kericuhan terjadi saat wasit membunyikan peluit panjang babak kedua berakhir, para supporter Persekabpas meluapkan kekecewaannya dengan mencoba masuk ke dalam lapangan lantaran wasit dan penjaga gawang Tornado FC dianggap mengulur waktu pada saat pertandingan sepak bola berlangsung.

Aparat kepolisian Polres Pasuruan langsung menerjukan 570 personil gabungan untuk memastikan keamanan pertandingan yang disebar di berbagai titik termasuk area stadion, akses masuk dan wilayah sekitar.

Meskipun sempat terjadi kericuhan situasi berhasil dikendalikan oleh pihak kepolisian, sehingga tidak berkembang menjadi insiden yang lebih besar. Kesigapan aparat dan kesadaran penonton berperan penting dalam menjaga kondusivitas pertandingan.

Gaung Andaka selaku manager Persekabpas Pasuruan saat ditemui mengatakan, secara hasil kecewa untuk pertandingan ini. Untuk itu pihaknya akan siapkan lagi para pemain di laga berikutnya.

“Kita akan siapkan untuk laga berikutnya. Masih ada peluang kita kejar, paling tidak peringkat dua kita akan ambil posisi perebutan juara 3 dan 4,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Irawan mengatakan, dirinya percaya penonton sudah dewasa dan berkat hal itu pertandingan berjalan dengan lancar hingga akhir.

“Dengan jumlah penonton yang banyak gesekan bisa saja terjadi, namun dengan kesigapan team keamanan bersama kesadaran masyarakat hal itu bisa teratasi,”pungkasnya. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 246 kali

Baca Lainnya

9.815 Kuota Bansos Belum Terisi, Pemkab Jember Ajukan Penambahan Penerima

25 September 2026 - 19:13

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Ompreng MBG di Jember Disorot karena Disebut Kotor, Pengelola Dapur: Noda Sisa Minyak

25 September 2026 - 16:45

Gus Anam Lepas 20 Santri Andalusia Studi ke Al-Azhar Mesir

25 September 2026 - 13:52

Jember Tawarkan Blueprint Home Care ke Kemenkes, Wamen: Sudah Dikenalkan ke Daerah Lain 

25 September 2026 - 11:46

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Trending di Berita Pasuruan