Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 13 Jul 2025

Bupati Fawait Apresiasi Peran Universitas dr. Soebandi Kembangkan SDM di Jember


Bupati Fawait Apresiasi Peran Universitas dr. Soebandi Kembangkan SDM di Jember Perbesar

Minggu, 13 Juli 2025 – 09.12 | 701 kali dilihat

Jember, Kabarpas.com – Prosesi peletakan batu pertama oleh Bupati Fawait menandai dimulainya pembangunan gedung baru 5 lantai Ruang Kuliah Bersama (RKB) Universitas dr. Soebadi (UDS) Jember, Sabtu 12 Juli 2025.

Gedung RKB ini dirancang untuk menampung aktivitas perkuliahan lintas program studi dan akan menjadi salah satu ikon pengembangan infrastruktur pendidikan tinggi di Kabupaten Jember.

Dalam sambutannya, Bupati Muhammad Fawait menyampaikan apresiasinya terhadap UDS yang terus menunjukkan kemajuan signifikan. Menurutnya, hadirnya gedung baru tersebut bukan hanya meningkatkan kapasitas akademik UDS, tetapi juga membawa dampak positif yang luas bagi Kabupaten Jember.

“UDS makin besar dan apapun yang ada di Jember makin besar. Tentu saya sebagai Bupati Jember, sebagai kepala pemerintahan bahagia. Artinya semakin banyak fasilitas pendidikan untuk meningkatkan SDM anak-anak Jember. Bahkan UDS berhasil dan mampu mendatangkan mahasiswa dari luar daerah. Tentu ini akan berdampak baik bagi perekonomian Jember, sektor pariwisata, dan sektor lainnya,” ujar bupati.

Bupati juga menyinggung rencana pengembangan Fakultas Kedokteran oleh UDS, mengingat kebutuhan tenaga medis yang masih cukup besar di Jember.

“Dengan infrastruktur, SDM, dan bangunan yang dimiliki UDS, saya yakin mereka mampu membuka fakultas kedokteran. Ini penting untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC) yang menjadi prioritas kita. Dengan begitu, kebutuhan dokter di Jember bisa terpenuhi,” jelasnya.

Bupati menyatakan, bahwa pembangunan sektor pendidikan akan beriringan dengan penurunan angka kematian ibu dan bayi serta prevalensi stunting dan kemiskinan. Semua ini adalah bagian dari visi besar pembangunan Jember dalam lima tahun ke depan.

“UHC saja tidak cukup kalau SDM-nya tidak siap. Maka pengembangan pendidikan, termasuk kedokteran, adalah solusi jangka panjang. Harapan kami, lima tahun ke depan angka kematian ibu, bayi, stunting, dan kemiskinan bisa kita turunkan secara signifikan,” tandasnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Pengusaha Indonesia Perkuat Kolaborasi Energi Hijau pada Asia Sustainable Energy Week 2026 di Bangkok

3 Juli 2026 - 13:59

Novita Hardini: Pembekuan Saldo Seller TikTok Shop Bukti Negara Gagal Lindungi UMKM Digital

3 Juli 2026 - 06:48

Antisipasi Kebocoran Anggaran Belanja, DPRD dan Pemkab Pasuruan Godok Standar Harga Barang

2 Juli 2026 - 18:42

Posisi Berkendara yang Benar, Kunci Jago Cari_Aman Biar Happy

2 Juli 2026 - 17:27

Kemenag Dorong PSGA Jadi Pusat Rujukan Nasional Gender dan Anak, Garda Terdepan Kampus Bahagia Tanpa Kekerasan

2 Juli 2026 - 17:22

Regional Launching New Honda Vario Evo 160, MPM Honda Jatim Hadirkan Workshop, Test Ride dan Promo Menarik

2 Juli 2026 - 12:24

Trending di KABAR NUSANTARA