Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 21 Okt 2025

Pesantren Award Jadi Momentum Penguatan Tradisi dan Modernitas Dunia Santri


Pesantren Award Jadi Momentum Penguatan Tradisi dan Modernitas Dunia Santri Perbesar

Jakarta, Kabarpas.com — Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menggelar Malam Penghargaan Pesantren Award 2025 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi pesantren dan para santri yang terus berperan aktif dalam membangun bangsa, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai tradisi dan modernitas dalam dunia pesantren.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno, menyampaikan bahwa Pesantren Award bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan refleksi atas kiprah besar pesantren dalam menjaga keilmuan, kebudayaan, dan peradaban Islam di Indonesia.
“Acara ini bukan hanya selebrasi, tapi penghormatan terhadap peran pesantren sebagai penjaga nilai, pusat dakwah, dan motor perubahan masyarakat,” ungkapnya.

Dirjen juga menegaskan bahwa dunia pesantren memiliki kekayaan tradisi yang patut dijaga, tanpa menutup diri terhadap perkembangan zaman.
“Bersantri tidak berarti meninggalkan modernitas, dan mencintai tradisi tidak berarti menolak kemajuan. Pesantren hari ini harus mampu beradaptasi tanpa kehilangan jati diri,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pesantren Award merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk memberikan ruang apresiasi bagi para santri, kepala daerah, dan pengelola pesantren yang berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.
“Penghargaan ini bukan akhir, tetapi awal dari gerakan besar untuk menjadikan pesantren semakin berdaya, mandiri, dan berdampak luas,” tambahnya.

Tahun ini, Pesantren Award memberikan apresiasi dalam beberapa kategori, antara lain Santri Inspiratif, Pesantren Transformatif, Kepala Daerah Sahabat Santri, dan Pelayanan Pesantren Berdedikasi Tinggi. Seluruh kategori tersebut menggambarkan bagaimana pesantren telah tumbuh sebagai pusat pendidikan yang melahirkan generasi intelektual, berkarakter, dan mencintai tanah air.

Ia juga mengingatkan bahwa Hari Santri bukan hanya milik komunitas santri, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia.
“Hari Santri adalah milik kita semua. Semangat santri adalah semangat kebangsaan — berjuang dengan ilmu, berkhidmat dengan keikhlasan, dan berkontribusi untuk Indonesia,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Dirjend Pendis berharap pesantren dapat terus menjadi pusat pembentukan karakter dan pengetahuan, sekaligus motor gerakan sosial yang menjaga harmoni antara tradisi keislaman dan modernitas kehidupan bangsa. (np/ian).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Baret Rescue Turunkan Tangki Air untuk Warga Jember yang Kekurangan Air Bersih

29 September 2026 - 14:04

Stylo Sound Ride #TunjukkanStyleLoNyanyi, Padukan Musik dan Gaya Retro Honda Stylo 160 di Jember

29 September 2026 - 14:00

Semarak Kompetisi dan Aksi Supporter Warnai Honda DBL 2026 East Java – East di Jember

29 September 2026 - 13:54

HPN 2026, BRI Jember Turun Langsung Sapa dan Dengarkan Nasabah

29 September 2026 - 13:48

PWRI Jember Dikukuhkan, Para Pensiunan Diminta Tetap Berkontribusi

29 September 2026 - 09:55

KUTT Suka Makmur Jadi Pusat Perhatian Parlemen dan Kementan, Buktikan Kesiapan Topang Kemandirian Susu Nasional

29 September 2026 - 09:31

Trending di Berita Pasuruan