Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 1 Jun 2023

Wajah Baru Kota Pasuruan:


Wajah Baru Kota Pasuruan: Perbesar

Dari Payung Madinah hingga Wisata Religi Terpadu

Oleh: Shohibul Hujjah

KABARPAS.COM – GEBRAKAN demi gebrakan yang dilakukan oleh Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Mas Adi) telah berhasil membawa perubahan positif yang cukup pesat terhadap perkembangan Kota Pasuruan. Bahkan, pasca adanya revitalisasi Alun-alun Kota Pasuruan dengan dibangunnya payung madinah, seakan menjadi magnet tersendiri membuat kawasan religi Alun-alun Kota Pasuruan ini semakin ramai dikunjungi para wisatawan.

Wajah baru Alun-alun Kota Pasuruan kini mulai menjadi primadona masyarakat. Setiap hari, selalu berdatangan pengunjung dari dalam dan luar kota. Pagi, siang, sore, sampai malam. Dan hal yang tak kalah menggembirakan dalam pertumbuhan Kota Pasuruan adalah mulai banyaknya tempat kuliner, tempat nongkrong, dan restoran cepat saji lokal. Ini tentu saja akan menjadi sangat positif apabila bisa dikelola dengan lebih terkonsep dan terpusat di kawasan tertentu.

Konsep yang ditawarkan juga harus lebih lokal agar tidak sama dengan kota-kota yang lain. Bila ini bisa dikelola dengan baik, tentu akan menjadi daya tarik lain dari kota ini. Pasuruan tidak hanya akan dikenal karena makam Kyai Hamid atau karena produksi mebelnya, tapi juga karena kulinernya yang khas.

Dalam catatan kecil saya, ada beberapa makanan yang memang layak untuk dijadikan sebagai kuliner dan jajanan khas. Sebut saja, misalnya, sate kerang, kupang Kraton, lumpia Pasuruan, beras kencur, jamu benagung, opak gambir, dan mungkin masih banyak lagi yang lainnya. Ini belum memasukkan makanan ringan dan roti yang sudah lebih dulu dikemas secara modern, seperti bipang, tingting jahe, atau roti sisir. Bila ini dikembangkan dengan lebih serius dan terkonsep, pasti akan memberi nilai tambah baru bagi Pasuruan sebagai kota yang sedang tumbuh berkembang.

Kalau Probolinggo saja bisa dikenal sebagai kota mangga dan anggur, Jember dengan Jember Fashion Carnavl, atau Malang dengan apelnya, Sidoarjo dengan tas Tanggulanginnya, maka Pasuruan perlu menentukan produk andalannya. Dengan begitu, Pasuruan akan juga menjadi tempat tujuan belanja kuliner dan jajanan khas.

Menurut saya, jajanan Pasuruan tidak kalah khas dan tidak kalah enak dengan di tempat lain. Hanya saja kurang promosi dan kemasannya masih tradisional. Dalam hal ini, langkah yang ditempuh produsen bipang dan tingting jahe di Pasuruan perlu juga diikuti oleh pembuat jajanan tradisional yang ada di Pasuruan. Pemerintah juga harus mendukung dengan membuat kebijakan yang pro pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Nah, apabila kita belajar dari penataan PKL Kuliner yang ada di Yogyarkarta, maka ada beberapa strategi yang bisa dilakukan, di antaranya menjalin komunikasi persuasif maupun intrapersonal dengan leader atau orang yang ditokohkan di antara para pedagang PKL tersebut, setelah itu mencoba mencari masukan dan dukungan dari para PKL untuk bersama-sama mencari solusi agar di kawasan religi Alun-alun Kota Pasuruan menjadi indah dan ramai dikunjungi wisatawan.

Selain itu, Pemkot Pasuruan juga bisa mencari tempat khusus untuk para PKL maupun tempat parkir bagi wisatawan. Dengan adanya penambahan tempat khusus PKL ini diharapkan sentra kuliner yang ada di kawasan ini bisa terlihat tertata rapi.

Meskipun upaya yang dilakukan Pemkot Pasuruan dalam revitalisasi Alun-alun Kota Pasuruan sempat mendapat perlawanan dari para PKL. Namun, saya yakin dengan kehebatan Gus Ipul dan Mas Adi sebagai tokoh nasional saya optimis beliau berdua mampu untuk menyelesaikan itu dengan secara perlahan hingga akhirnya membawa Pasuruan menjadi Kota Masa Depan. (***).

Artikel ini telah dibaca 41 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Pasuruan Pastikan Pembangunan JLU Berlanjut, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kawasan Industri

8 Mei 2026 - 05:28

TP PKK Kota Pasuruan Dukung Penguatan UMKM Kuliner lewat Program Mitra Usaha Mi Burung Dara

7 Mei 2026 - 22:14

Kisah Legenda Persekabpas Khasan Sholeh, Kini Sukses Jadi Juragan Ternak

6 Mei 2026 - 13:01

Gebyar Kreativitas Anak PAUD di Pasuruan Meriah, Bunda Ani Tekankan 7 Kebiasaan Anak Hebat

3 Mei 2026 - 08:37

Adi Wibowo Mutasi Besar-besaran, Jabatan Sekda Rudiyanto Ikut Diganti

30 April 2026 - 18:43

Teken MoU dengan Tiga Kampus, Wali Kota Pasuruan Pertegas Sinergi Pembangunan Daerah

30 April 2026 - 13:42

Trending di Berita Pasuruan