Pasuruan, Kabarpas.com – Puluhan warga Desa Masangan, Kecamatan Bangil, turun ke sawah. Mereka tidak sedang menggarap ladangnya. Melainkan merayakan upacara bendera.
Upacara itu digelar dalam memperingati kemerdekaan ke 76. Layaknya upacara pada umumnya, ibu-ibu dan bapak-bapak tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Mereka tak khawatir meski harus berbecek-becekan.
Upacara unik itu tersaji di area persawahan Desa Masangan, Kecamatan Bangil menjadi tempat jalannya kegiatan. Tokoh Pemuda Masangan, Kecamatan Bangil, M. Muslim menuturkan, giat upacara di sawah, bukan tanpa alasan. Mayoritas warga Masangan, menggantungkan hidupnya dari pertanian.
Karen itulah, upacara bendera di sawah dilakukan. “Aksi ini sebagai bentuk kecintaan kami kepada tanah air,” akunya.
Giat upacara itu, dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan. Para ibu-ibu dan bapak-bapak yang mengikuti jalannya upacara, mengenakan masker untuk menghindari penularan virus Covid-19.
Menurut Muslim, di tengah pandemi, warga tetap antusias menyemarakkan hari kemerdekaan. Meski tak dipungkiri, semarak tersebut jelas berkurang jika dibandingkan sebelum pandemi melanda.
“Memang semaraknya berkurang. Kami menyadari karena pandemi. Tapi antusias warga, masih tinggi,” pungkasnya. (sam/tin).

















