Reporter: Emen Sugeng Hariyono
Editor: Ian Arieshandy
Pasuruan, Kabarpas.com – Momen Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan tradisi silaturahmi ke rumah orang tua, saudara, hingga kerabat. Namun, usai beranjangsana, masyarakat biasanya memanfaatkan waktu untuk berwisata. Jika sebagian orang memilih kolam renang atau kebun binatang, banyak warga Pasuruan yang justru memilih destinasi lokal yang ikonik: Alun-Alun Kota Pasuruan.
Pada libur Lebaran tahun 2026 ini, Alun-Alun Kota Pasuruan terpantau dipadati pengunjung. Suasana yang asri dengan hamparan rumput hijau serta gemerlap lampu lampion di sekitar tugu menjadi daya tarik utama bagi keluarga yang ingin menikmati liburan tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Daya tarik paling kuat tetap tertuju pada kemegahan Payung Madinah. Banyak warga yang rela mengantre demi mendapatkan sudut foto terbaik di bawah payung raksasa tersebut, menciptakan atmosfer layaknya berada di Tanah Suci.
Ani Budi, salah satu pengunjung asal Kelurahan Kebonagung, mengaku sengaja memboyong suami dan anak perempuannya ke alun-alun karena aksesnya yang mudah dan kenyamanannya.
”Di samping murah meriah, suasananya nyaman. Kita bisa melihat rumput yang hijau dan lampu-lampu tugu yang berwarna-warni,” ujar Ani saat ditemui di lokasi.
Tak hanya menawarkan pemandangan visual, Alun-Alun Kota Pasuruan juga menjadi surga bagi pemburu kuliner. Setelah puas berfoto, pengunjung bisa langsung menikmati berbagai jajanan khas yang dijajakan para pedagang di sekitar kawasan tersebut.
”Enak di sini, selain gratis, kita bisa sekalian berkuliner menikmati makanan yang dijual di sekitaran alun-alun,” tambah Ani.
Kombinasi antara wisata religi, estetika kota yang modern, dan kemudahan akses menjadikan Alun-Alun Kota Pasuruan sebagai tujuan favorit warga untuk mengisi waktu libur Lebaran dengan penuh kehangatan. (emn/ian).

















