Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 27 Okt 2020

Antisipasi Lonjakan Covid – 19 Saat Libur Panjang, Walikota Probolinggo Ajak Semua Elemen Disiplin 3M


Antisipasi Lonjakan Covid – 19 Saat Libur Panjang, Walikota Probolinggo Ajak Semua Elemen Disiplin 3M Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Antisipasi lonjakan Covid – 19 jelang libur panjang yang akan dimulai pada Rabu (28/10/2020) besok hingga Minggu (1/11/2020) depan. Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin meminta Satgas Covid -19 supaya mempersiapkan pengamanan.

Wali Kota tak ingin momen berkumpulnya wisatawan asal luar daerah yang datang ke Kota Probolinggo atau sebaliknya, justru menimbulkan klaster baru.

Selain itu orang nomor satu di kota ini juga mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran virus corona dengan cara tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, meskipun momen libur panjang di depan mata.

“Disiplin penegakan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan sering mencuci tangan , bisa diharapkan meminimalisir lonjakan Covid -19 di saat libur panjang,” ujar Walikota Habib. Selasa (27/10/2020).

Habib Hadi menambahkan ketika memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan dan Pencegahan Konflik Sosial Kota Probolinggo, pada bulan Oktober 2020 data dari Dinas Kesehatan setempat, selama rentang waktu 8 bulan masa pandemi virus corona, jumlah keseluruhan terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Probolinggo sebanyak 588 orang. Meliputi 541 orang atau 92,01 % dinyatakan sembuh, 6 orang masih dirawat atau persentase sekitar 1,02 % dan 41 orang atau 6,97 % meninggal dunia.

“Angka kematian ini tergolong tinggi, jika dibanding angka kematian nasional yang hanya tiga koma empat puluh dua persen. Tingginya angka kematian ini dikarenakan sebagian pasien memiliki riwayat penyakit penyerta,” tambahnya.

Banyaknya orang yang enggan datang ke rumah sakit untuk memeriksakan diri sehingga mengakibatkan telatnya penanganan yang diberikan, juga menjadikan faktor yang cukup berpengaruh terhadap tingginya angka kematian akibat COVID-19 di Kota Probolinggo.

“Diharapkan kerjasama harmonis antara satgas Covid -19 dan masyarakat , kita bersama bangkit dan lawan Covid -19,” tutupnya. (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Peringati Harganas Ke-33, DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Era Digital

1 Juli 2026 - 08:46

Disnaker Kabupaten Probolinggo Perkuat Layanan Kerja Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

29 Juni 2026 - 05:59

PC LKNU Kraksaan Gelar Khitanan Massal Gratis, 44 Anak Berhasil Dikhitan

23 Juni 2026 - 07:57

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

19 Juni 2026 - 17:34

BPPKAD Kabupaten Probolinggo Gelar Pembinaan Penatausahaan Keuangan Bagi Pejabat Pengelola Keuangan Daerah 2026

18 Juni 2026 - 20:43

Terlilit Ekonomi, Oknum P3K Nekat Curi Traktor

16 Juni 2026 - 09:13

Trending di Kabar Probolinggo