Oleh : Nico Tresno P, Ketua Forum UMKM Mandiri Jatim
KABARPAS.COM – PEMBACA Kabarpas yang budiman…..Masalah yang sering kita jumpai pada UMKM selain kemapuan menjual, juga MALAS MENCATAT uang masuk dan uang kelyar pada bisnisnya….Kenapa..? Beberapa hal bisa kita bahas :
1) Menganggap REMEH, MNYEPELEKAN kegiatan pencatatan keuangan. Hal ini dianggap TIDAK PENTING, karena yang penting adalah kegiatan bagaimana mendapatkan pelanggan/order dan itupun kebanyakan tidak maksimal usahanya/effort nya dalam mencari pasar. Jadi ..ya tetap ga ada perkembangan dari yang diharapkan.
2) Belum tahu MANFAAT pencatatan keuangan pada bisnisnya. Bila pun sudah tahu..malas melakukan pencatatan uang masuk dan uang keluar dalam menjalankan bisnisnya.
3) Karena TIDAK BISA. Tapi tidak mau minta tolong atau tidak mau belajar tentang Pembukuan Sederhana untuk bisa mengembangkan usahanya.
Akibat dari faktor-faktor di atas, maka pelaku UMKM sulit mengalami motivasi, semangat dalam mengembangkan usahanya dengan baik dan cepat.
Bila UMKM MELAKUKAN pencatatan keuangan, maka :
1) Akan mengetahui Potensi Pengembangan usahanya. Bagaimana harus bisa meningkatkan penjualan agar mencapai target usaha bisa maju.
2) Mengetahui stok barang, mengetahui reseller/gerai/toko yang belum bayar ( potensi uang di pasar ), mengetahui potensi laba/keuntungan dalam 1 bulan, dll.
Solusi dari persoalan di atas :
1) Beli Buku Pembukuan Sederhana, yang berisi kolom : No Urut, Debit, Kredit, Saldo, Keterangan
2) Catat uang masuk dan uang keluar pada kolom kolom tersebut setiap hari ( bila ada transaksi )
3) Bila mengalami kesulitan bisa tanya ke sesama UMKM ato bisa konsultasi ke Dinas Koperasi & UM setempat. Pasti dibantu…Dont Worry..Jangan Kuatir.
AYO…KAMU BISA…HARUS BISA…PASTI BISA…!!!!

















