Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 11 Mar 2026

Balita 2 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Petung Pasuruan


Balita 2 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Petung Pasuruan Perbesar

Reporter: Emen Sugeng Hariyono

Editor: Ian Arieshandy

 

​Pasuruan, Kabarpas.com – Warga Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan dikejutkan dengan penemuan jasad seorang balita di aliran Sungai Petung pada Rabu (11/03/2026). Korban yang baru berusia 2 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh anggota keluarganya sendiri.

​Peristiwa memilukan ini terungkap sekitar pukul 11:17 WIB setelah Polsek Bugul Kidul menerima laporan dari warga. Korban diketahui berinisial MA (2), warga Jalan KH Hasyim Ashari, Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabarpas.com, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Faisol, yang tak lain adalah paman korban sendiri. Saat itu, Faisol sedang melakukan aktivitas memancing di sekitar aliran Sungai Petung.

​Alangkah terkejutnya Faisol saat melihat sosok tubuh mungil dalam posisi terlentang dan mengapung terbawa arus sungai. Menyadari bahwa itu adalah keponakannya, Faisol segera mengevakuasi korban dan menghubungi orang tua korban serta melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

​Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, mengonfirmasi detail penemuan tersebut.

“Korban ditemukan oleh saksi (Faisol) dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi terlentang di wilayah Sungai Petung. Saksi kemudian segera berkoordinasi dengan keluarga dan petugas,” papar Junaidi.

Petugas yang tiba di lokasi langsung membawa korban ke RSUD R. Soedarsono Kota Pasuruan. Namun, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah murni atau kecelakaan.

​”Keluarga korban menolak dilakukan Visum et Repertum (VER) maupun autopsi. Orang tua korban menyatakan menerima kejadian tersebut dan menolak prosedur hukum lebih lanjut terhadap jenazah korban,” tambah Aipda Junaidi.

​Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi para orang tua, terutama yang tinggal di bantaran sungai, untuk selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (emn/ian).

Artikel ini telah dibaca 124 kali

Baca Lainnya

Sempat Menghilang Semalam, Kakek Asal Kraton Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Welang Pasuruan

23 September 2026 - 18:10

Masjid Al Shalihin dan RSU Hermina Pasuruan Gelar Pemeriksaan Mata Gratis

23 September 2026 - 15:12

RoadSync Fest Hadir di Ponorogo, Padukan Teknologi Modern dan Budaya Lokal

23 September 2026 - 12:49

Udara Kabur di Malang, MPM Honda Jatim Bagikan Tips Berkendara Tetap #Cari_Aman

23 September 2026 - 11:56

One School One Event di TBM Jadi Ruang Ekspresi dan Pelestarian Budaya Generasi Muda

23 September 2026 - 11:10

Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

23 September 2026 - 07:28

Trending di Berita Pasuruan