Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 23 Nov 2024

Banggar DPRD Trenggalek Terima Laporan dari Komisi-komisi Tentang Pembahasan RAPBD 2025


Banggar DPRD Trenggalek Terima Laporan dari Komisi-komisi Tentang Pembahasan RAPBD 2025 Perbesar

Trenggalek, kabarpas.com – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Trenggalek menggelar rapat kerja bersama komisi-komisi. Rapat tersebut dimaksudkan untuk mendengar laporan dari masing-masing komisi terkait pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2025.

Ketua Banggar DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi menjelaskan, rapat bersama komisi-komisi ini sangatlah penting, karena menyangkut penganggaran pada APBD TA 2025. Tak terkecuali anggaran inspektorat yang disampaikan oleh komisi I.

“Tadi komisi I menyampaikan jika anggaran untuk inspektorat belum bisa terpenuhi, karena ada ketentuan anggaran tersebut 0,75 persen dari total APBD, “ucapnya.

Sedangkan Komisi III, lanjut Doding sapaan dia, menyampaikan tentang peningkatan anggaran untuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Komisi ini meminta ada penambahan anggaran untuk mendukung program pelayanan satu pintu ada peningkatan untuk mewujudkan proses perizinan dan administrasi di Kabupaten Trenggalek lebih cepat dan efisien.

“Komisi III memandang perlu adanya penambahan anggaran untuk PTSP untuk mendukung program pelayanan cepat dan efisien, “imbuhnya.

Politisi PDIP ini juga memaparkan terkait usulan dari komisi IV, yakni perkembangan positif terkait anggaran di RSUD dr. Soedomo Trenggalek telah terjadi peningkatan signifikan. Semula Rp 140 milyar, kini menjadi Rp 147 milyar. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan pelayanan.

Dia tidak menampik ada kemajuan dibeberapa sektor, namun isu soal infrastruktur menjadi sorotan. Khususnya masalah jalan rusak.

“Kita butuh anggaran Rp 250 milyar untuk penyelasaian jalan rusak, sedangkan anggaran yang tersedia sekarang ini Rp 41 milyar, “tukasnya.

Dia menuturkan, kondisi jalan di Kabupaten Trenggalek itu 72 persen dalam kondisi baik, sisanya perlu perbaikan. Untuk itu perlu adanya rasionalisasi anggaran untuk dialokasikan ke infrastruktur jalan.

“Sekali lagi untuk merealisasi perbaikan jaln di Kabupaten Trenggalek perlu Rp 250 milyar, sementara kondisi fiskal kita belum bisa mendukung. Kita berharap ada tambahan anggaran Rp 70 miliar setiap tahunnya, “tutupnya. (ags/ADV).

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Suara Kecil dari Aksi FMJM Jember: Guru, Emak-emak, hingga Supplier Telur Ceritakan Harapan dari MBG 

20 Juni 2026 - 13:49

Long March 10 Ribu Warga Jember Dukung MBG, Minta Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Bukan Hentikan Program 

20 Juni 2026 - 13:47

HUT ke-108 Kota Mojokerto Berlangsung Meriah, SDM Modal Utama Jadi Fokus Pembangunan

20 Juni 2026 - 12:55

Bukan Demo Biasa, Ahmad Halim Mendadak Jadi Rebutan Tanda Tangan Emak-emak di Gedung DPRD Jember 

20 Juni 2026 - 12:19

ESI Kota Pasuruan Jaring Atlet Muda Lewat Turnamen Esports Menuju Kapolri Cup 2026

20 Juni 2026 - 11:57

Pemkot Pasuruan dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Menyeluruh bagi Masyarakat

20 Juni 2026 - 06:53

Trending di Berita Pasuruan