Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 6 Jan 2021

Bangkit di Masa Pandemi, Peternak Madu Asal Probolinggo Menuai Berkah Melimpah


Bangkit di Masa Pandemi, Peternak Madu Asal Probolinggo Menuai Berkah Melimpah Perbesar

Laporan : Moch Wildanov, Wartawan Kabarpas.com Probolinggo

 

 

 

KABARPAS.COM – BERBEKAL ulet dan tekun, Abdul Rohman, (55) warga Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, kini menjadi sukses berternak lebah madu. Meski tempat ternak madu yang dilakukanya berpindah-pindah demi mencari lahan yang lagi musim bunga Randu dan Mangga untuk kebutuhan nutrisi lebahnya.

Namun, siapa sangka nadu yang dihasilkan setiap panen kini mencapai 3 kwintal (1 bulan) dan beromzet Rp 30 hingga Rp 40 juta.

Kepada Kabarpas.com Abdul Rohman menceritakan, dirinya mulai menggeluti beternak lebah madu ini tidak lama, sekitar 5 atau 6 tahun lalu di saat dirinya mulai ingin hijrah dari dunia kelam yang selama ini dilakoninya.

“Saya dulu dipercaya menjaga ternak lebah di daerah Jawa Tengah,” ujarnya kepada wartawan Kabarpas.com. Rabu (6/1/2021).

Dengan modal menjual sepeda motor satu-satunya lanjut Rohman, ia pun memantapkan diri untuk memulai mencoba berternak madu.

“Awalnya 10 kotak. Alhamdulillah sekarang mencapai sekitar belasan ribu kotak lebah,” terangnya.

Masa panen madu pada bulan bulan Juni hingga 12 dan selanjutnya lebah tidak produktif dan dirawat saja . Dimasa pandemi Covid-19, diakuinya permintaan pasar madu hasil produksinya meningkat hingga 20 persen.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, permintaan madu meningkat tajam,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Lumbang, Bambang Heri Wahyudi mengatakan bahwa sosok Abdul Rohman merupakan figur yang menginspirasi, masa lalunya kelam, dan terkenal di dunia hitam.

“Setelah hijrah, kini Abdul Rohman sukses beternak madu, dan sudah melaksanakan ibadah Haji bersama keluarganya,” tutur Yudi.

Kisah Rohman dapat dijadikan contoh, dengan keuletan ketekunan segala sesuatu yang dicita-citakan akan terwujud, tidak melihat masa lalu dan kuncinya semangat dan serius,.

“Bahkan di masa pandemi ini pun, madu tidak mengalami dampak buruk, justru bertambah banyak permintaan,” tutupnya. (***/Titin Sukmawati).

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Tiga Emas Disapu Bersih, FAJI Probolinggo Kuasai Slalom Kejurprov 2026

5 September 2026 - 17:01

Trending di Kabar Probolinggo