Laporan : Moch Wildanov, wartawan Kabarpas.com Probilinggo
KABARPAS.COM – SELAIN merusak 65 bangunan dan 7 jembatan, serta 2 orang korban tewas. Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Desa Andungbiru, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo pada Minggu (9/12/2018) kemarin, juga melumpuhkan akses jalur wisata Tiris Explorer.
Bahkan, wisata alam di lereng Gunung Argupuro, seperti wisata Kebun Teh, wisata bersejarah Candi Kedaton, Explore Kopi, dan River tubing ini lumpuh total.
Sungai Dusun Kedaton yang asri dan alami tempat River Tubing kini berubahh drastis dan banyak dijumpai potongan kayu dan lumpur.
Wisata air terjun yang indah kini berubah menjadi keruh dan banyak material longsoran. Sedangkan jalan menuju wisata kebun teh terputus karena jembatan ambrol.
Momen liburan hari Natal dan Tahun Baru, yang diharapkan oleh pelaku wisata ramai pengunjung kini hanya menyisahkan harapan.
Agus, Pengelola Airlangga Tours menuturkan, akibat banjir bandang ini, sekitar 1,500 tamu yang cancel berwisata Tiris Explorer.
“Dan bagi tamu yang tidak mendengar informasi, mereka terlanjur datang ke Tiris hanya melihat lokasi banjir dan kemudian pulang,” ungkap Agus, Pengelola Airlangga Tours tersebut.
Wisata Lereng Gunung Argopuro atau tepatnya di kawasan Tiris ini, sekarang lagi digemari oleh tamu.
Susana sejuk di ketinggian seribu MDPL, kearifan Lokal, wisata bersejarah dan alamnya masih hijau menjadi daya tarik pengunjung yang berwisata di sini.
“Semoga pemulihan infrastruktur. Seperti jalan, jembatan segera selesai, dan wisata Tiris Expolrer bisa bangkit lagi,” tandas Agus.
Namun, ditanya soal kerugian Agus hanya bisa sedikit berkomentar.
“Yang pasti Basecamp Airlangga Tours serta homestay rusak, dan pertamu seharga Rp 80 Ribu yang tinggal mengalikan saja,” tutupnya. (***/Titin Sukmawati).

















