Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Teras · 29 Jul 2016

Banyuwangi Akan Bangun Seribu Homestay


					Banyuwangi Akan Bangun Seribu Homestay Perbesar

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Banyuwangi segera membangun seribu homestay di desa-desa wisata Banyuwangi. Konsep homestay yang dibangun pun berbeda dari homestay pada umumnya. Pembangunannya akan bekerja sama dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), salah satunya yaitu dengan Bank Tabungan Negara (BTN).

Bupati banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, program homestay di Banyuwangi ini nantinya tidak hanya menawarkan sebuah paket hunian untuk menginap saja. Namun, tiap homestay akan menyuguhkan kegiatan yang bisa dijadikan atraksi wisata.

“Konsepnya tidak hanya sekadar menginap saja, namun di homestay tersebut ada aktifitas masyarakat, yang bisa menjadi atraksi wisata. Misalnya proses pembuatan kopi, mulai dari proses menyangrai hingga diseduh,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas kepada Kabarpas.com,  Jumat (29/07/2016).

Lebih lanjut, Bupati Anas menyampaikan bahwa konsep ini sebenarnya adalah oleh-oleh dari Presiden Jokowi usai kunjungan dari Korea Selatan. Di sana, Jokowi menginap di sebuah homestay. Selama menginap Jokowi bisa melihat masyarakat membuat kimchi yang merupakan makanan khas Korea, dan akitifitas-aktifitas masyarakat lainnya. Konsep itulah yang akan dibawa ke Banyuwangi.

Ditambahkan Anas, di Banyuwangi sejatinya terdapat banyak desa wisata yang bisa dibangun homestay dengan konsep tersebut. Seperti di Desa Kemiren, wisatawan yang menginap di sana bisa melihat tradisi masyarakat saat menyangrai kopi. Bisa juga melihat saat masyarakat membuat pecel pitik, dan akitifitas seni Barong yang menjadi khas Kemiren.

Selain Kemiren, juga ada desa Banjar, dengan tradisi sadap aren (gula merah/aren) yang kental unsur budayanya. Di sana pengunjung bisa menginap sambil melihat proses menyadap aren, dan pembuatan segala macam jenis makanan dari aren yang sangat khas di Banjar. “Jadi ada aktifitas masyarakat yang bisa dinikmati untuk wisata,” imbuh Anas.

Sementara itu, sekedar diketahui, program homestay di Banyuwangi ini telah ditunjuk 17 desa/kelurahan sebagai area pengembangan homestay di Banyuwangi. Desa yang ditunjuk merupakan desa-desa yang memiliki potensi wisata dan kearifan lokal. Desa tersebut antara lain Kelurahan Temenggungan (Kecamatan Banyuwangi), Gombengsari (Kalipuro), Desa Bakungan  dan Kampunganyar (Glagah), Banjar dan Tamansari (Licin), Kandangan (Pesanggaran), Sumberasri (Purwoharjo), dan Kalipait (Tegaldlimo). (dik/gus).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Cerdas Berdemo, Mahasiswa Harus Tingkatkan Reponsif Membaca dan Diskusi

27 September 2019 - 09:42

Tips Menambah Daya Ingat

19 Desember 2018 - 12:55

Inilah 5 Tips Aman Pencopet Saat Libur Lebaran

18 Juni 2018 - 16:15

Sungai Dayang, Potensi Wisata Kabupaten Pasuruan yang Belum Dilirik

1 April 2018 - 17:42

Liga Champions 2018 Babak 16 Besar Akan Dimulai Dini Hari Nanti

6 Maret 2018 - 19:43

Denting Waktu

7 Januari 2018 - 19:07

Trending di Teras