Reporter : Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Cakupan desa/kelurahan siaga aktif di Kabupaten Probolinggo telah mencapai 94,55% atau 312 desa/kelurahan. Hal ini disampaikan oleh Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kabupaten Probolinggo Sri Rusminah dalam kegiatan evaluasi desa/kelurahan siaga aktif, Selasa (12/12/2017).
“Secara kuantitas telah melampaui target Nasional maupun Provinsi. Namun kualitasnya masih didominasi aktif Pratama (83,64%) sehingga perlu ditingkatkan kualitasnya, utamanya yang aktif Madya, Purnama dan Mandiri,” katanya.
Tujuan dikembangkannya Desa/Kelurahan Siaga aktif ini agar dipercepat terwujudnya masyarakat desa dan kelurahan yang peduli, tanggap dan mampu mengenali, mencegah serta mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi secara mandiri, sehingga derajat kesehatannya meningkat. “Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan cakupan Desa/Kelurahan Siaga Aktif maupun kualitasnya,” tukasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 56 orang dari lintas sektor dan lintas program. Selama kegiatan evaluasi mereka mendapatkan materi dari Dinkes Kabupaten Probolinggo dan Bagian Hukum Pemkab Probolinggo.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pembahasan mengenai draft Peraturan Bupati (Perbub) Probolinggo Tentang Pedoman Penyelenggaraan Desa/Kelurahan Siaga Aktif. (pu2t/nis)

















