Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 9 Jan 2019

Baznas Probolinggo Menimba Ilmu Pengumpulan ZIS ke Jawa Tengah 


Baznas Probolinggo Menimba Ilmu Pengumpulan ZIS ke Jawa Tengah  Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probilinggo, Kabarpas.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo, melakukan studi banding sekaligus silaturahim ke Baznas Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah.

Ketua Baznas Kabupaten Probolinggo H Ahmad Muzammil mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menimba ilmu tentang pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodakoh (ZIS). Dimana Baznas Kabupaten Karanganyar pada tahun 2018 barusan mampu mengumpulkan ZIS sebesar Rp 15,2 miliar.

“Selain itu, kegiatan ini juga dalam rangka pencapaian transparansi dan akuntabel pengelolaan ZIS. Kita belajar ke Kabupaten Karanganyar tentang pelaksanaan audit oleh akuntan publik. Karena Baznas Kabupaten Karanganyar sudah menerapkan audit oleh akuntan publik,” katanya.

Dalam kunjungan yang berlangsung dari tanggal 8-9 Januari 2019 (Selasa dan Rabu) itu, para Komisioner Baznas Kabupaten Probolinggo tersebut melakukan audiensi dengan Komisioner Baznas Kabupaten Karanganyar, Kabag Kesra Kabupaten Karanganyar dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar.

“Besok pagi jadwalnya ke Lazisnu Kabupaten Sragen. Dimana Lazisnu ini sukses melakukan pengumpulan kotak koin yang setiap bulannya mampu mengumpulkan dana sebesar Rp 500 juta,” jelasnya.

Melalui kunjungan kerja ini Muzammil mengharapkan nantinya bisa diterapkan di Kabupaten Probolinggo. “Insya Allah dari hasil kunjungan ini akan kita diskusikan bersama untuk bisa diterapkan di Kabupaten Probolinggo. Dengan catatan semua stakeholder sinergi dengan rencana program. Habis kunjungan ini kita akan merumuskan dengan UPZ untuk melaksanakan raker (rapat kerja),” harapnya.

Menurut Muzammil, setelah dievaluasi ternyata keberhasilan setiap daerah dalam pengumpulan dana ZIS faktor utamanya karena adanya dukungan penuh dari muzakki, komisioner, sekretariat dan yang paling dominan dukungan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Paling kunci adalah dukungan penuh dari kepala daerah.

“Baznas yang perolehannya diatas Rp 10 miliar tidak lepas dari dukungan kepala daerah. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk ada yang berupa Perbub (Peraturan Bupati), instruksi atau yang lain kepada seluruh ASN di daerah tersebut. Baznas Kabupaten Karanganyar termasuk didalamnya. Mudah-mudahan hal ini bisa diterapkan di Kabupaten Probolinggo,” tutupnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA