Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 30 Jun 2018

Begini Komitmen Kementan dalam Wujudkan Kedaulatan PETANI Berbasis Agrobisnis Kerakyatan


Begini Komitmen Kementan dalam Wujudkan Kedaulatan PETANI Berbasis Agrobisnis Kerakyatan Perbesar

Reporter : Joko Santoso

Editor : Titin Sukmawati

 

Yogyakarta, Kabarpas.com – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) bersinergi dengan Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI), yang dalam hal ini diwakilkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PETANI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada workshop peningkatan kompetensi ketenagaan pelatihan pertanian yang dilaksanakan di kota Yogyakarta.

Di workshop tersebut, DPW PETANI DIY menyampaikan materi ‘Strategi Pengelolaan Pelatihan Untuk Menciptakan Peluang Usaha’. Dalam pemaparannya yang disampaikan oleh Asti Irwandiyah, Sekretaris DPW PETANI DIY menyampaikan bahwa struktur badan eksekutif dan lembaga-lambaga otonom yang ada di dalam PETANI sesuai dengan Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) PETANI.

“Dimana badan eksekutif dan lembaga-lembaga otonom tersebut masing-masing berperan sesuai dengan tugas dan fungsinya, untuk dapat membantu kemajuan pendidikan dan kesejahteraan para PETANI. Sama juga halnya dengan apa yang selalu disampaikan terhadap internal Keluarga Besar PETANI oleh Ketua Umum PETANI Satrio Damardjati,” ujarnya

Asti menambahkan, bila di tingkat Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PETANI memiliki lembaga otonom seperti Sekolah Pemuda Pertanian Terpadu (SPPT), sedangkan ditingkat DPW juga memiliki lembaga otonom Sekolah Petani Muda Darllos (SPMD), karena di Sekolah PETANI inilah para anggota PETANI dididik dan dibukakan wawasan tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan peluang serta potensi pasar yang ada.

“Para anggota PETANI bisa menggunakan waktu menunggu masa panen dengan memproduksi sesuatu yang pemasarannya melalui Warung PETANI. Sistem dan prinsip Warung PETANI ini pun adalah dari PETANI oleh PETANI, dan untuk PETANI dengan semangat gotong royong serta berbasis agrobisnis kerakyatan,” ucapnya.

Selain Warung PETANI, produk juga dipasarkan melalui Jaringan Pemasaran PETANI baik online dan offline. “Karena pasar adalah masalah utama PETANI selama ini, oleh sebab itu Jaringan pemasaran dan Warung PETANI akan dapat membantu PETANI untuk memasarkan produknya. Diharapkan juga bahwa para PETANI dapat mandiri dari hulu hingga hilir,” imbuhnya.

Workshop yang diikuti oleh para Widyaiswara yang ada di bawah Kementan di seluruh Indonesia. Dengan dimoderatori Ir. Lia Ratna Ernalia yang juga selaku Kepala Bidang Penyelenggaraan Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan BPPSDMP Kementan.

Ir. Lia Ratna Ernalia dalam forumnya, menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik dengan apa yang sudah dipaparkan dari program-program PETANI. Sebab hal itu dinilai sangatlah membantu negara dalam hal penanganan kesulitan PETANI.

Selain itu, ia juga meminta kesediaan PETANI untuk kedepannya menjalin kerjasama dengan Kementan khususnya BPPSDMP guna mewujudkan kedaulatan PETANI berbasis agrobisnis kerakyatan. (jok/tin).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Jember Mulai Tinggalkan Sistem Open Dumping, Pemkab Dorong Warga Kelola Sampah Mandiri

20 Mei 2026 - 14:57

Baru Rampung 30 Persen, Konsep Street Food Jember Usung Nuansa Nusantara dan Dunia

20 Mei 2026 - 14:43

Gus Hery: Intelektual Muda NU yang Teduh, Tajam, dan Menembus Lintas Jejaring

20 Mei 2026 - 14:27

Nama BPR Jwalita Berubah Jadi Bank Trenggalek, Begini Kata Ketua Pansus II

20 Mei 2026 - 11:36

Kabar Baik Bagi Para Pekerja di Trenggalek, Perda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Segera Diundangkan

20 Mei 2026 - 11:15

Mahasiswa Doktoral KPI UIN Jakarta Gelar “The Doctor Care”, Salurkan Bantuan dan Cek Kesehatan Gratis

18 Mei 2026 - 09:10

Trending di KABAR NUSANTARA