Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 13 Feb 2026

Belajar ke Malang, DPRD Pasuruan Cari Formula Tekan Beban TPA


Belajar ke Malang, DPRD Pasuruan Cari Formula Tekan Beban TPA Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Persoalan penumpukan di tempat pembuangan akhir (TPA) masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi pemerintah daerah. Kapasitas yang kian terbatas memaksa semua pihak memutar otak mencari solusi jangka panjang. Untuk itulah pimpinan dan Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan bertolak ke Bank Sampah Kota Malang, Kamis (12/2/2026).

Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini. Agenda mereka jelas: menggali praktik pengelolaan berbasis masyarakat yang dinilai efektif mengurangi beban TPA sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut Zaini, pendekatan dari hulu menjadi kunci. Ia menilai perubahan perilaku warga jauh lebih menentukan dibanding sekadar menambah armada angkut atau memperluas lahan pembuangan.

“Kalau pengelolaan dimulai dari sumbernya, hasilnya akan jauh lebih efektif. Kami ingin warga terbiasa memilah sejak dari dapur rumah masing-masing,” ujar Zaini.

Ia menegaskan, keberadaan bank sampah tak boleh dimaknai semata sebagai lokasi penampungan. Fungsinya harus diperluas menjadi pusat edukasi di tingkat RT dan RW. Dengan begitu, kesadaran kolektif bisa tumbuh secara berkelanjutan.

Dalam diskusi bersama pengelola di Kota Malang, Komisi III mendalami penerapan konsep 3R—Reduce, Reuse, Recycle. Skema tersebut dinilai realistis karena dapat dijalankan secara mandiri oleh masyarakat tanpa membutuhkan biaya besar.

Salah satu praktik yang menarik perhatian adalah pengolahan limbah organik menjadi kompos. Selain memangkas volume buangan, produk olahannya bermanfaat untuk sektor pertanian dan penghijauan.

“Konsep 3R ini butuh konsistensi. Harus sejalan antara kebiasaan rumah tangga dan kebijakan pemerintah daerah,” tambahnya.

Zaini berharap kunjungan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Sistem operasional di Kota Malang yang sudah mapan dianggap layak menjadi rujukan dalam merumuskan regulasi maupun program konkret di Kabupaten Pasuruan. (dis/ian).

Artikel ini telah dibaca 52 kali

Baca Lainnya

Supervisi 209 Dapur MBG di Jember Rampung, Bupati Fawait Sebut Administrasi Mulai Tertib

21 Juni 2026 - 15:13

Pemkab Jember Ajukan Enam Raperda, Klaim Ekonomi 2025 Tumbuh di Atas Jatim dan Nasional

21 Juni 2026 - 15:11

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya

21 Juni 2026 - 12:54

Antara Toga dan Dunia Kerja

21 Juni 2026 - 10:20

Ribuan Warga Padati Saksikan Road to Kilau Raya MNCTV, Semarakkan HUT ke-108 Kota Mojokerto

21 Juni 2026 - 08:05

Trending di Entertainment