Reporter : Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Sedikitnya 325 orang bendahara desa se-Kabupaten Probolinggo mengikuti bimbingan teknis (bimtek) sistem aplikasi pengelolaan keuangan desa (Siskeudes Online) yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo selama 5 (lima) hari kerja mulai Rabu hingga Selasa (13-19/12/2017).
Demi efisiensi waktu dan maksimalnya penerimaan petani, kegiatan bimtek ini dibagi dalam 10 angkatan mulai Rabu . Tiap harinya ada 2 (dua) angkatan dan masing-masing angkatan diikuti oleh desa-desa dari 6 (enam) kecamatan. Dalam bimtek ini, para bendahara desa dipandu instruktur dari CV Lawang Sewu Jakarta.
“Pelatihan atau bimtek ini digelar dalam rangka membangun sistem keuangan desa secara online. Sehingga ke depan bisa efisiensi waktu dan pekerjaan bisa langsung beraktivitas yang lain,” kata Sekretaris DPMD Kabupaten Probolinggo Syamsul Huda.
Menurut Syamsul Huda, Siskeudes yang dibangun oleh BPKP ini sudah dimanfaatkan oleh seluruh pemerintah desa dalam rangka penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes) dan pelaporan pelaksanaan APBDes.
“Namun demikian masih bersifat offline. Artinya desa kalau mengirimkan laporan ke DPMD harus manual. Ini yang menjadi kendala kecepatan dalam kelancaran pengelolaan keuangan yang ada di desa. Itupun terkadang masih harus bolak balik karena salah,” jelasnya.
Dengan adanya Siskeudes online ini jelas Syamsul tentunya bisa mengatasi kendala-kendala tersebut. Karena pemerintah desa tidak perlu bolak balik ke DPMD karena cukup dengan online saja. Melalui Siskeudes online ini, bendahara desa bisa komunikasi dalam ragka konsultasi untuk pengelolaan keuangan desa secara online.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para bendahara desa dalam penyusunan APBDes bisa lebih cepat dan laporan pertanggungjawaban penggunaan APBDes bisa cepat selesai,” harapnya. (pu2t/nis)

















