Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 3 Okt 2025

BIN Cigar, Cerutu Jember yang Menembus Pasar Dunia


BIN Cigar, Cerutu Jember yang Menembus Pasar Dunia Perbesar

Jumat, 03 Oktober 2025 – 18.16 | 763 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Dari tangan-tangan terampil warga Jember, cerutu Indonesia kembali mendapat sorotan dunia. Adalah BIN Cigar, produsen cerutu premium asal Jember, yang kini semakin menguatkan posisinya di pasar global.

Didirikan pada 2013 oleh almarhum Abdul Kahar Muzakir, BIN Cigar lahir dari visi besar membawa cerutu Indonesia sejajar dengan produk kelas dunia.

Dengan pengalaman lebih dari setengah abad di bidang tembakau, Abdul Kahar mengambil langkah berani: membudidayakan tembakau varietas Havana Kuba di tanah Jember. Hasilnya? Varietas yang terkenal lembut dan khas itu bisa beradaptasi tanpa kehilangan identitasnya.

Dr. Ir. H. Febrian Ananta Kahar, Komisaris BIN dalam kunjungan ke BIN Cigar pada Jumat (3/10/2025), mengungkapkan bahwa bahan baku cerutu mereka sudah melalui uji kualitas ketat dan diproduksi dengan standar internasional.

“Bahan baku sudah teruji, kemudian sebagai pabrikan kita sudah ISO. Perkembangan pasar kami cukup pesat, hampir setiap tahun ada negara baru yang masuk. Yang terakhir, insyaallah Amerika segera bergabung. Saat ini sudah ada 12 negara, dan dengan masuknya Amerika maka pasar kami akan semakin luas,” ungkapnya.

Produksi cerutu BIN Cigar mencapai 2.000 hingga 10.000 batang per hari. Namun, cerutu ini tidak langsung dipasarkan. Ada proses “istirahat” selama 6 bulan hingga 1 tahun sebelum cerutu siap dikirim ke konsumen mancanegara. Tujuannya: menjaga kualitas rasa, aroma, dan daya bakar agar sempurna.

Febrian menekankan bahwa pasar global tidak memberi ruang untuk kesalahan. Karena itu, BIN Cigar berkomitmen menjaga reputasi dengan prinsip zero complain.

“Begitu ada keluhan, kepercayaan bisa hilang. QC (quality control) kami sangat ketat, mulai dari tahap awal sampai sebelum pengiriman. Saat ini tingkat reject masih 10–20 persen sehari, tapi targetnya ditekan maksimal 10 persen sesuai standar ISO,” jelasnya.

Meski masih berusia 13 tahun, BIN Cigar tumbuh pesat. Dukungan datang dari banyak pihak, mulai Pemkab Jember, Pemprov Jawa Timur, hingga Kementerian Perdagangan dan Kementerian Luar Negeri. Promosi internasional pun masif dilakukan lewat pameran bersama kedutaan besar Indonesia. Tercatat, 27 kedutaan besar aktif membantu memperkenalkan cerutu Jember ke dunia.

Bagi Febrian, rahasia terbesar BIN Cigar bukan hanya soal teknologi atau promosi, tetapi Jember itu sendiri.

“Semua tenaga kerja kami berasal dari Jember. Karena Jember memang istimewa, tanahnya subur, airnya melimpah, dan tenaga kerjanya rajin. Tidak berlebihan bila kualitas cerutu dari Jember bisa disandingkan dengan Kuba,” tegasnya.

Dengan kualitas yang dijaga, serta dukungan kuat berbagai pihak, BIN Cigar kini benar-benar menjadi simbol kebanggaan. Dari Jember, cerutu Indonesia harum di panggung dunia. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 62 kali

Baca Lainnya

Liga Remaja Trenggalek 2026 Digelar, Askab Siap Jaring Talenta Muda Berbakat

14 Juli 2026 - 13:18

MPM Honda Jatim Ajak Komunitas KFI Tunjukkan Kreativitas Lewat New Honda Vario Evo 160 Snap Evolution Photo Contest

14 Juli 2026 - 12:35

Lokakarya Mini Lintas Sektoral Sukses Digelar di Pasuruan

14 Juli 2026 - 05:56

Setelah Bertahun-tahun Kekurangan Air, Petani Jenggawah Kini Sambut Pembangunan Irigasi 

14 Juli 2026 - 05:34

Ketika Nakes Datang ke Rumah, Tiami Tak Lagi Harus Memikirkan Perjalanan yang Mustahil

14 Juli 2026 - 05:31

New Honda Vario 160 Evo Ajak Ratusan Bikers Nikmati Pengalaman Night Ride

14 Juli 2026 - 05:28

Trending di Kabar Otomotif