Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA ยท 9 Jul 2026

BPBD Jember Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Siapkan Distribusi Air Bersih


BPBD Jember Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Siapkan Distribusi Air Bersih Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember mulai mengintensifkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dengan memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember juga menyiapkan distribusi air bersih bagi warga yang terdampak krisis air.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan pemetaan daerah rawan menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran ketika kebutuhan air bersih mulai meningkat.

“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi debit air di lapangan. Wilayah-wilayah yang selama ini memiliki riwayat kekurangan air bersih menjadi prioritas pengawasan kami,” tutur Edy, Rabu (8/7/2026).

Sejumlah wilayah telah mulai menerima bantuan air bersih. BPBD mencatat sebanyak 125 kepala keluarga (KK) di Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, telah memperoleh pasokan air bersih. Bantuan serupa juga disalurkan kepada sekitar 100 KK di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat.

 

Menurut Edy, pemerintah daerah telah menyiapkan armada tangki air yang siap diterjunkan sewaktu-waktu apabila ada wilayah lain yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan sumber air baku tetap terjaga selama musim kemarau.

 

Selain penanganan darurat melalui distribusi air bersih, Pemkab Jember juga mulai mendorong upaya mitigasi jangka panjang untuk mengurangi risiko kekeringan yang berulang setiap tahun. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak musim kemarau.

 

BPBD mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Perangkat desa, kecamatan, maupun warga juga diminta segera melaporkan apabila mulai terjadi kesulitan memperoleh air bersih agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

 

“Kerja sama dan kecepatan laporan dari masyarakat sangat kami butuhkan agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin sebelum dampaknya meluas,” ujar Edy.

Masyarakat yang mengalami dampak kekeringan dapat menyampaikan laporan melalui layanan Wadul Gus’e di nomor WhatsApp 081130311188 atau melalui akun media sosial @wadul.guse. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Spesialis Pencuri Pabrik Pailit di Pasuruan Babak Belur Dihajar Massa

9 Juli 2026 - 09:31

Pemkab Jember Jamin Kelanjutan Kontrak PPPK hingga 2027

9 Juli 2026 - 07:51

Tok! Seluruh Fraksi Dewan Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD Kabupaten Probolinggo 2025

8 Juli 2026 - 23:29

Pelatih Inggris Soroti FIFA Usai Cedera Folarin Balogun

8 Juli 2026 - 18:36

Pesantren Al-Hidayah II Banyak Putih: Bukan Sekadar Mengaji, Tapi Membangun Masa Depan

8 Juli 2026 - 17:59

Makin Ekspresif, New Honda BeAT Hadir dengan Warna dan Striping Terbaru

8 Juli 2026 - 17:41

Trending di Kabar Otomotif