Kabarpas, Kabarpas.com – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin berkunjung ke Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan dengan agenda ‘ Bupati Makaryo Ning Deso ‘.
Dalam acara tersebut, Mas Ipin menyampaikan tiga pesan Presiden RI Joko Widodo, yakni nol kemiskinan ekstrem, stunting harus diturunkan dan penciptaan lapangan pekerjaan.
Mas Ipin menjelaskan, jika kepala desa dan masyarakat punya peran penting dalam mendeteksi terkait kemiskinan ekstrem di desanya.
” Angka kemiskinan di Trenggalek mencapai 10, 56 persen, sementara angka kemiskinan ekstrem mencapai 1, 3 persen, ” ucapnya.
Mas Ipin menyebut, total ada 2500 rumah atau 11 ribu jiwa.Sehingga, ini perlu kiranya di cari.
Selanjutnya dia menyampaikan sekaligus mengingatkan kepada kepala desa untuk mampu menunjukan ada kemiskinan ekstrem.
” Jika tidak maka punishment yang diberikan adalah akan memotong dana Alokasi Dana Desa (ADD), ” ungkapnya dengan nada bercanda.
Terkait masalah stunting, dia menuturkan, bahwa target penurunan angka stunting di daerah dibawah target nasional, yakni 14 persen.
Oleh karena itu, dia meminta kepada masyarakat untuk tetap mendukung program dari Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek tentang penurunan angka stunting.
Sementara itu untuk penciptaan lapangan pekerjaan, pemimpin muda ini menerangkan, sebagaian besar masyarakat Kabupaten Trenggalek bekerja dibidang informal.” Sesuai arahan dari Badan Pusat Stastistik perlu kiranya sesering mungkin diadakan even dengan harapan bisa mengangkat ekonomi di Trenggalek.Pendeknya setiap desa bisa mengusulkan festival yang khas di desanya, ” tutupnya. (ags/ian).

















