Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 12 Okt 2025

Cegah Penyakit Menular, Pemkot Pasuruan Komit Tangani 467 Kasus HIV dan Tekan Angka DBD


Cegah Penyakit Menular, Pemkot Pasuruan Komit Tangani 467 Kasus HIV dan Tekan Angka DBD Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Penguatan Komitmen Program Prioritas Bidang Kesehatan Tahun 2025, di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar-stakeholder untuk menekan angka penyakit menular di Kota Pasuruan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pasuruan, M. Nawawi (Mas Nawawi), menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pengendalian penyakit menular seperti HIV, Tuberkulosis (TBC), dan Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Dari kegiatan ini harapan kami semua, mari bersama-sama bantu pemerintah. Karena bagaimanapun, terkait HIV dan penyakit menular seperti TBC, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dinas Kesehatan yang membidangi pun tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan semua stakeholder,” ujarnya.

Mas Nawawi juga menyoroti masih banyak masyarakat yang menolak imunisasi bagi anak-anaknya karena kekhawatiran terhadap efek samping seperti demam atau anak yang terusan nangis, serta karena masih ada anggapan bahwa imunisasi haram.

“Ada pula budaya masyarakat yang justru mengungsikan anak kecil agar tidak diimunisasi. Ini menjadi PR kita bersama. Sosialisasi harus terus kita gencarkan melalui media sosial, kader kesehatan, forum RT/RW, dan keluarga masing-masing agar menjadi agen informasi,” tegasnya.

Terkait penanganan DBD, Mas Nawawi mengingatkan bahwa fogging bukan solusi utama, melainkan langkah terakhir.

“Yang paling penting adalah waspada DBD dengan menerapkan 3M Plus: menguras dan menyikat tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas,” tambahnya.

Mas Nawawi berharap seluruh pihak dapat berperan aktif agar Kota Pasuruan terbebas dari penyakit menular.

“Berkaitan HIV, masih banyak penderita yang merasa malu dan terkucilkan. Jika tidak segera diberikan kesadaran, dampak dan risikonya bisa semakin meluas. Tindak lanjut dari kegiatan ini harus benar-benar memberikan dampak yang membangun Kota Pasuruan menjadi lebih baik dari segi kesehatan,” ujarnya menutup sambutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, dr. Shierly Marlena, MM, menyampaikan bahwa pengendalian penyakit menular seperti TBC, HIV, dan DBD menjadi salah satu Program Prioritas Nasional Kesehatan, karena ancamannya yang serius terhadap kesehatan masyarakat secara luas.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Dinas Kesehatan, terdapat 467 orang dengan HIV (ODHIV) di Kota Pasuruan. Dari jumlah tersebut, capaian program penanggulangan menunjukkan hasil yang belum merata di setiap tahap.

“Tahap penemuan kasus sudah sangat baik bahkan melebihi target, yakni 116,1%. Artinya, hampir semua ODHIV sudah teridentifikasi dan diketahui statusnya. Namun, hanya sekitar 53,8% yang mendapatkan pengobatan ARV, dan baru 55,9% di antaranya yang berhasil menekan kadar virusnya atau mencapai supresi virus,” ungkap dr. Shierly.

Selain HIV, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pasuruan selama tahun 2025 tercatat sebanyak 467 kasus. Jumlah ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan bahwa penyakit menular masih menjadi ancaman nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa program penanggulangan HIV di Kota Pasuruan sudah berjalan baik dalam hal penemuan kasus, namun masih perlu peningkatan pada kepatuhan pengobatan ARV serta pemerataan akses layanan kesehatan bagi seluruh penderita.

“Kita harus terus meningkatkan pendampingan dan pemerataan layanan pengobatan agar semua ODHIV bisa hidup sehat dan tidak menularkan virusnya lagi,” pungkasnya. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Unik, Ratusan Wali Murid SDN Randusari Buat Kain Batik Sendiri untuk Seragam Sekolah Anak

8 Agustus 2026 - 18:29

Dari Sampah hingga Kemacetan, Ini Masalah yang Dikeluhkan Warga Perkotaan Jember

8 Agustus 2026 - 18:22

MPM Honda Jatim Kembali Berikan Beasiswa bagi Anak Asuh Berprestasi di Malang

8 Agustus 2026 - 14:17

Honda DBL 2026 East Java – North Resmi Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

8 Agustus 2026 - 14:13

Perkuat Kapasitas, DWP Kabupaten Probolinggo Gelar Bimtek Kepemimpinan Bagi Ketua DWP Unit Pelaksana

8 Agustus 2026 - 14:10

Astra Honda Siap Lanjutkan Performa Positif di ARRC Mandalika 2026

7 Agustus 2026 - 20:31

Trending di Kabar Otomotif