Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 5 Sep 2020

Cerita Para Siswi Cantik yang Sisihkan Uang Hasil Jualan Kopi untuk Beli Kuota


Cerita Para Siswi Cantik yang Sisihkan Uang Hasil Jualan Kopi untuk Beli Kuota Perbesar

Laporan : Moch Wildanov, dari Probolinggo

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Di saat siswa-siswi dan orang tua sibuk mencari, bahkan harus menyisihkan uang lebih untuk membeli kuota internet agar bisa belajar daring di massa pandemi Covid – 19, namun permasalahan itu tidak dirasakan oleh 4 siswi di Kota Probolinggo ini.

Empat siswi bahkan masih ada ikatan saudara ini tidak merasakan sulitnya membeli kuota internet, karena mereka kreatif berwiraswasta dengan berjualan kopi.

Mereka adalah Atiko Izza Hariani, Krista Bella Yolanda, Kayla Pamista dan Angelina yang kompak berjualan kopi di area musium Suroyo kota Probolinggo.

Memanfaatkan waktu luang dan belajar sistem daring dampak pandemi ini, mereka mencoba membuka warung kopi.

Bahkan, uang hasil jualan kopi ini mereka gunakan untuk membeli perlengkapan sekolah dan terlebih untuk membeli kuota internet agar bisa mengikuti pelajaran daring dari lembaga sekolahnya.

Letaknya yang strategis, rasa kopi yang lumayan di lidah serta mereka berparas manis ini, membuat kedai kopinya selalu didatangi penikmat kopi.

“Berawal dari pandemi Covid -19, sekolah tatap muka ditiadakan. Sehingga kami mencoba cari uang sendiri,” kata Atiko Izza Hariani kepada Kabarpas.com, Sabtu (5/9/2020) .

Selain bermanfaat mengisi waktu luang, berjualan kopi juga bisa menjadi sarana refreshing.

Buka mulai siang, sampai jelang malam. Agar tidak jenuh selama berada di rumah. Kedai kopi besutan siswi kreatif inipun, menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau pas sepi kita bisa mengerjakan tugas, atau bisa bergantian ngerjakan tugas,” tambahnya.

Salah satu pelanggan kopi, Zainal Arifin, mengatakan dirinya kagum dan bangga dengan kreatifitas dan usaha 4 siswi ini.

“Salut, saya dengar dua di antara dari penjual kopi ini ada yang dipercaya menjadi pelatih pengibar bendera, dan satunya masuk 10 besar di sekolahnya,” pungkas Arif. (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Tiga Emas Disapu Bersih, FAJI Probolinggo Kuasai Slalom Kejurprov 2026

5 September 2026 - 17:01

Trending di Kabar Probolinggo