Pasuruan, Kabarpas.com – Banjir masih menggenangi belasan desa di Kabupaten Pasuruan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan pun mulai menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Pasuruan, Abdul Mujib Imron ketika mengunjungi dapur umum di Balai Desa Pagak, Kecamatan Beji serta Balai Desa Tambakan, Kecamatan Bangil.
Gus Mujib juga turun tangan membantu warga untuk memasak mie goreng dalam wajan berukuran besar.
Setelahnya, Gus Mujib juga ikut membungkus nasi, mie, dan lauk dengan kertas minyak yang nantinya akan dibagikan kepada warga yang terdampak banjir.
“Saya mewakili Pak Bupati selalu memastikan kebutuhan penanggulangan bencana tidak boleh kurang. Saya himbau untuk Dinsos, Dinkes maupun BPBD harus melihat kebutuhan warga saat ini apa saja. Dapur umum juga wajib ada,” ujarnya.
Jumlah bantuan nasi bungkus yang dibagikan dari dapur umum Beji dan Bangil hari ini sebanyak 1500 nasi bungkus.
Selain itu Pemkab Pasuruan juga menyerahkan bantuan berupa mie instant, air minum, snack balita, air mineral serta obat-obatan kepada perwakilan desa.
“Bantuan ini utamanya diberikan untuk masyarakat yang rumahnya sudah lebih dari satu hari kebanjiran. Tapi tidak menutup kemungkinan juga nanti juga dibagikan ke warga yang baru kebanjiran hari ini, ” ungkapnya.
Terkait upaya pencegahan banjir, Gus Mujib menyatakan jika pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur.
Dia berharap Pemprov bisa segera melakukan upaya normalisasi sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kabupaten Pasuruan.
“Untuk aliran sungai di Nguling dari barat sampai ke timur itu wewenangnya pemerintah provinsi. Kita belum bisa serta merta melakukan penanggulangan secara fisik. Namun kami terus mendorong agar alirai sungai Rejoso dapat dinormalisasi,” pungkasnya. (emn/ida).

















