Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 15 Des 2017

Desa/Kelurahan Siaga Aktif di Probolinggo Tersisa 28,9%


Desa/Kelurahan Siaga Aktif di Probolinggo Tersisa 28,9% Perbesar

Reporter : Mahfudz
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Tahun 2017, desa/kelurahan siaga di Kabupaten Probolinggo dari 330 desa/kelurahan yang belum aktif sebanyak 28,92%. Sementara yang sudah aktif terdiri dari Pratama 56,75%, Madya 13,49% dan Purnama 1,04%. Hingga saat ini masih belum ada yang mandiri.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono dalam kegiatan workshop desa/kelurahan siaga aktif di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (14/12/2017).

Menurut Shodiq, dengan adanya desa/kelurahan siaga aktif maka penduduk akan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. “Penduduk dapat mengembangkan UKBM dan melaksanakan survailans berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan,” tegasnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Timbul Prihanjoko menyampaikan bahwa desa/kelurahan siaga aktif sebagai suatu desa/kelurahan yang memiliki kesiapan sumberdaya dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan (bencana dan kegawatdaruratan) secara mandiri.

“Pengembangan desa/kelurahan siaga sampai dengan saat ini masih banyak kita temui berbagai masalah dan hambatan. Di sisi lain masih belum memasyarakat istilah desa/kelurahan siaga sehingga belum banyak dikenal di kalangan masyarakat maupun pejabat pemerintah,” katanya.

Menurut Timbul, untuk pengembangan desa/kelurahan siaga aktif melalui workshop ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dalam konsep desa siaga sehingga langkah-langkah dalam pengembangan ke depan dapat berjalan secara lebih berhasil guna dan berdaya guna. Serta target betul-betul bisa dicapai secara bersama-sama.

“Desa/kelurahan siaga merupakan tanggung jawab kita bersama baik pemerintah daerah, lintas sektor, swasta dan utamanya adalah masyarakat sebagai konsekuensi bahwa desa siaga sebagai upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM). Yakni, dari, oleh dan untuk masyarakat,” jelas Timbul.

Selain Wabup Timbul, kegiatan yang diikuti oleh 165 orang peserta ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, para Camat dan Kepala Puskesmas di Kabupaten Probolinggo. (pu2t/nis)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo