Reporter : Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Tahun 2017, desa/kelurahan siaga di Kabupaten Probolinggo dari 330 desa/kelurahan yang belum aktif sebanyak 28,92%. Sementara yang sudah aktif terdiri dari Pratama 56,75%, Madya 13,49% dan Purnama 1,04%. Hingga saat ini masih belum ada yang mandiri.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono dalam kegiatan workshop desa/kelurahan siaga aktif di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (14/12/2017).
Menurut Shodiq, dengan adanya desa/kelurahan siaga aktif maka penduduk akan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. “Penduduk dapat mengembangkan UKBM dan melaksanakan survailans berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan,” tegasnya.
Sementara Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Timbul Prihanjoko menyampaikan bahwa desa/kelurahan siaga aktif sebagai suatu desa/kelurahan yang memiliki kesiapan sumberdaya dan kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan (bencana dan kegawatdaruratan) secara mandiri.
“Pengembangan desa/kelurahan siaga sampai dengan saat ini masih banyak kita temui berbagai masalah dan hambatan. Di sisi lain masih belum memasyarakat istilah desa/kelurahan siaga sehingga belum banyak dikenal di kalangan masyarakat maupun pejabat pemerintah,” katanya.
Menurut Timbul, untuk pengembangan desa/kelurahan siaga aktif melalui workshop ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman dalam konsep desa siaga sehingga langkah-langkah dalam pengembangan ke depan dapat berjalan secara lebih berhasil guna dan berdaya guna. Serta target betul-betul bisa dicapai secara bersama-sama.
“Desa/kelurahan siaga merupakan tanggung jawab kita bersama baik pemerintah daerah, lintas sektor, swasta dan utamanya adalah masyarakat sebagai konsekuensi bahwa desa siaga sebagai upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM). Yakni, dari, oleh dan untuk masyarakat,” jelas Timbul.
Selain Wabup Timbul, kegiatan yang diikuti oleh 165 orang peserta ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Hj. Nunung Timbul Prihanjoko, Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Shodiq Tjahjono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, para Camat dan Kepala Puskesmas di Kabupaten Probolinggo. (pu2t/nis)

















