Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 16 Feb 2026

Diduga Jadi Tempat Maksiat, Puluhan Warung di Pasuruan Diobok-obok Satpol PP


Diduga Jadi Tempat Maksiat, Puluhan Warung di Pasuruan Diobok-obok Satpol PP Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Wilayah timur Kabupaten Pasuruan kini berada dalam radar pengawasan ketat aparat penegak perda. Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Satpol PP Kabupaten Pasuruan mulai melakukan “pembersihan” besar-besaran terhadap potensi penyakit masyarakat (pekat) yang kerap dikeluhkan warga di kawasan pesisir timur. Minggu (15/2/2026) malam.

Korps berseragam cokelat itu menyisir area BUMDes Jati Bangkit, Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok. Operasi ini bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut ditengarai menjadi titik rawan aktivitas maksiat yang dikemas dalam bentuk warung rembang-rembong.

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Suyono, memimpin langsung operasi yang melibatkan unsur Trantib Kecamatan Lekok. Sedikitnya 10 warung diobok-obok petugas guna mencari bukti peredaran minuman beralkohol (minol) serta indikasi praktik prostitusi terselubung.

“Pasuruan timur, khususnya Lekok, harus kondusif menyambut Ramadan. Kami merespons cepat aduan masyarakat dan instruksi DPRD terkait aktivitas usaha yang meresahkan di sana,” tegas Suyono usai penyisiran.

Bukan rahasia lagi, kawasan timur kerap menjadi zona merah gangguan ketertiban, mulai dari dentuman sound sistem hingga dugaan adanya “beking” oknum aparat di balik layar. Dalam penyisiran tersebut, petugas memberikan peringatan keras kepada para pemilik warung agar segera menghentikan segala aktivitas yang melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2017.

“Kami tidak akan kompromi. Larangan menjual miras dan praktik prostitusi itu harga mati. Jika masih nekat, tindakan tegas berupa penutupan paksa akan langsung kami ambil,” imbuh Suyono. (dis/ian).

Artikel ini telah dibaca 98 kali

Baca Lainnya

Supervisi 209 Dapur MBG di Jember Rampung, Bupati Fawait Sebut Administrasi Mulai Tertib

21 Juni 2026 - 15:13

Pemkab Jember Ajukan Enam Raperda, Klaim Ekonomi 2025 Tumbuh di Atas Jatim dan Nasional

21 Juni 2026 - 15:11

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Piala Soeratin U-13 dan U-15 Trenggalek Batal Digelar di Stadion Menak Sopal, Simak Alasannya

21 Juni 2026 - 12:54

Antara Toga dan Dunia Kerja

21 Juni 2026 - 10:20

Ribuan Warga Padati Saksikan Road to Kilau Raya MNCTV, Semarakkan HUT ke-108 Kota Mojokerto

21 Juni 2026 - 08:05

Trending di Entertainment