Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo ยท 26 Apr 2019

Dinkes Probolinggo Ukur Kebugaran Jasmani 600 Anak SD


Dinkes Probolinggo Ukur Kebugaran Jasmani 600 Anak SD Perbesar

Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) melakukan pengukuran kebugaran jasmani pada anak sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan April 2019 di wilayah kerja Puskesmas Jorongan, Kuripan, Klenang Kidul, Gending, Sumberasih dan Glagah.

Pengukuran kebugaran jasmani yang dilakukan pada 600 orang anak sekolah kelas 4, 5 dan 6 SD ini dilakukan dengan cara pengukuran tensi dan denyut nadi serta praktek lari 1000 meter. Selama kegiatan tersebut mereka dipandu oleh narasumber dari Dinkes Kabupaten Probolinggo dan petugas puskesmas setempat.

Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto melalui Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Sumaryanto mengungkapkan pengukuran kebugaran jasmani pada anak sekolah ini dimaksudkan untuk mewujudkan siswa SD yang sehat, bugar dan berprestasi melalui pembudayaan aktifitas fisik dan olahraga yang baik, benar, terukur dan teratur di lingkungan sekolah.

“Tujuannya untuk meningkatnya perilaku siswa SD dalam meningkatkan kebugaran jasmani, meningkatnya pengetahuan siswa SD terhadap perlunya latihan fisik dan olahraga menjadi budaya hidup sehari-hari, meningkatkan kemandirian sekolah dalam mendukung gerakan masyarakat untuk hidup sehat serta meningkatkan derajat kesehatan dan prestasi siswa SD,” katanya.

Menurut Yanto, kebugaran jasmani pada siswa SD merupakan salah satu komponen penting yang dapat mendukung prestasi siswa. Kebugaran jasmani dapat menggambarkan kondisi fisik seseorang untuk melakukan aktivitas. Kebugaran jasmani tidak sama dengan kesehatan. Orang yang sehat belum tentu bugar, tetapi orang yang bugar pasti sehat.

“Siswa sekolah yang bugar, tidak mudah lelah akan dapat mengerjakan tugas atau mengikuti pelajaran di sekolah lebih baik. Makin tinggi tingkat kebugaran jasmani seorang siswa, makin baik kemampuan fisiknya sehingga diharapkan dapat meningkatkan prestasi di sekolahnya,” terangnya.

Yanto menambahkan pengukuran kebugaran jasmani pada anak sekolah ini dilakukan demi mensukseskan Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat (Germas) melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2017.

“Semoga kegiatan ini bisa meningkatkan derajat kesehatan dan prestasi siswa SD melalui budaya olahraga dan perilaku hidup sehat untuk mewujudkan generasi yang berkualitas,” harapnya. (mel/nis)

Artikel ini telah dibaca 329 kali

Baca Lainnya

Jalan Sehat Bersama Semarakkan Puncak Peringatan Harkopnas ke-79 di Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:46

Bupati Haris dan INOVASI Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan Kabupaten Probolinggo

26 Juli 2026 - 07:41

DPRD dan Pemkab Probolinggo Godok KUA-PPAS 2027, Pacu Daya Saing Daerah

22 Juli 2026 - 22:39

SDN Sukapura 3 Jadi Rujukan Penerapan Pembelajaran Multigrade Bagi Disdik Kabupaten Pasuruan

20 Juli 2026 - 09:32

Gelap Mata Demi Motor, Pria di Probolinggo Tega Habisi Nyawa Teman Dekatnya

17 Juli 2026 - 18:51

Dispendik Kabupaten Pasuruan Studi Tiru Pembelajaran Multigrade di Disdikdaya Probolinggo

17 Juli 2026 - 06:07

Trending di Kabar Probolinggo