Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 13 Jun 2020

Dirapid Test, 14 Pedagang di Pasar Tradisional Positif Corona


Dirapid Test, 14 Pedagang di Pasar Tradisional Positif Corona Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, melakukan rapid test massal bagi pedagang pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo. Hasilnya, ada 108 orang pedagang pasar tradisional di Kabupaten Probolinggo yang dinyatakan reaktif rapid test. Dari jumlah itu, 14 diantaranya terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19.

“Dalam rapid test massal yang kita lakukan, hasilnya 108 orang pedagang pasar reaktif. Setelah mereka kita swab, ternyata 14 orang positif COVID-19,” kata Juru Bicara Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto.

Anang menerangkan, pedagang yang reaktif dan positif COVID-19 tersebut berasal dari Pasar Paiton, Pasar Semampir Kecamatan Kraksaan, Pasar Maron, Pasar Muneng Kecamatan Sumberasih, Pasar Bayeman Kecamatan Tongas dan Pasar Dringu.

“Kami menggelar rapid test massal bagi pedagang pasar untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sebagaimana intruksi dari Ibu Bupati Probolinggo. Karena pasar merupakan salah satu pusat keramaian,” paparnya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi, Informatika. Statistik dan Persandian Kabupaten Probolinggo Yulius Christian menyebut, para pelaku pasar memang rentan terpapar COVID-19. Oleh karenanya, pemerintah daerah memperketat protokol kesehatan.

“Tidak hanya rapid test massal saja, kami juga mewajibkan para pembeli dan pedagang pasar memakai masker dan cuci tangan sebelum masuk maupun keluar dari pasar,” katanya.

Pedagang yang tidak memakai masker jelas Yulius, diberi sanksi berupa tidak boleh berjualan. “Untuk pembeli yang tidak bermasker, maka tidak kami izinkan masuk ke dalam pasar,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo