Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 27 Jun 2019

DLH Probolinggo Berikan Pembinaan Penanaman Tanaman MPTS


DLH Probolinggo Berikan Pembinaan Penanaman Tanaman MPTS Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan penanaman tanaman MPTS (Multi Purpose Tree Species) untuk pemulihan kerusakan lingkungan dan evaluasi poktan penerima hibah di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Gading.

Pembinaan ini diikuti oleh 25 orang terdiri dari Poktan Kramat Jaya Enam Desa Tambelang Kecamatan Krucil, Poktan Mandiri Renteng Desa Renteng Kecamatan Gading, Poktan Gambiran Desa Tlogoargo Kecamatan Tiris, Poktan Tani Makmur Satu Duren Desa Duren Kecamatan Gading, Poktan Kedung Subur Satu Desa Kedungsumur Kecamatan Pakuniran serta Poktan Sumber Rejeki Satu Sumberdawe Desa Sumberdawe Kecamatan Maron. Masing-masing poktan dalam kesempatan tersebut didampingi oleh kepala desanya.

Kasi Penanggulangan Dan Pemulihan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Probolinggo Ani Ardi Nariswari mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dan macam-macam kegiatan konservasi yang bisa dilakukan masyarakat.

“Selain itu, menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan melalui penanaman pohon serta melakukan evaluasi terhadap poktan atas bantuan hibah tanaman MPTS yang telah diserahterimakan oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Menurut Ani, lingkungan hidup yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap manusia. Menurunnya kualitas lingkungan hidup cenderung disebabkan oleh meningkatnya jumlah dan kepadatan penduduk. Adanya peningkatan penduduk sejalan dengan peningkatan aktifitas usaha yang selanjutnya menjadi tekanan terhadap lingkungan hidup.

“Penurunan kualitas lingkungan hidup tersebut telah mengancam kelangsungan perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya, sehingga perlu dilakukan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang konsisten dan berkesinambungan,” jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Pemeliharaan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Probolinggo Zaenal Ansori mengatakan kondisi alam dan lingkungan saat ini menunjukkan kecenderungan adanya penurunan kualitas. Semua itu akibat dari perilaku manusia yang hanya mengambil, mengolah dan memanfaatkan alam tanpa memperhatikan keseimbangan alam sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan dan terganggunya ekosistem, yang pada akhirnya berdampak pada terjadinya perubahan alam yang semakin memburuk.

“Isu terkini yang menjadi perhatian dunia adalah perubahan iklim dan pemanasan global. Dampak yang paling jelas adalah pergantian musim yang tidak teratur, naiknya permukaan air laut, produksi pertanian menurun serta makin banyaknya wabah penyakit endemik lama dan baru yang merata dan terus bermunculan seperti demam berdarah, diare dan malaria,” katanya.

Menurut Zaenal, perlu komitmen seluruh komponen untuk bersama-sama mengatasi pemanasan global. Upaya yang dapat dilakukan diantaranya dengan banyak melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon. Penanaman pohon menjadi hal yang perlu digalakkan. Karena pohon bisa menghasilkan oksigen dan mampu menyerap kadar CO2 dalam atmosfer.

“Selain itu pohon juga bermanfaat ganda bagi manusia dan lingkungan. Yakni, mengatur tata air, menyuburkan tanah, menghasilkan buah-buahan dan kayu, mencegah kekeringan, banjir dan tanah longsor,” jelasnya.

Berdasarkan data dari BPDASHL Brantas Sampean jelas Zaenal, lahan sangat kritis di Kabupaten Probolinggo pada tahun 2018 mencapai 12.446,3 hektar. Bila hal ini dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan luasnya akan semakin bertambah.

”Harapannya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan mendorong kepedulian untuk berpartisipasi dalam upaya pemulihan kerusakan lingkungan melalui berbagai cara, salah satunya dengan penanaman pohon. Lingkungan yang baik dan sehat merupakan hak asasi setiap manusia, karena itu upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang konsisten merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo