Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 18 Jul 2019

Dorong Produktivitas Pertanian, PT Petro Kimia Gresik Gelar Program Pasar Murah di Probolinggo


Dorong Produktivitas Pertanian, PT Petro Kimia Gresik Gelar Program Pasar Murah di Probolinggo Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Agus Hariyanto

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Sebagai bentuk komitmen untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian, PT Petro Kimia Gresik (PG) menggelar pasar murah di Gerai halaman Petromart PG di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Kamis (18/07/2019).

Di pasar murah ini, petani bisa menebus produk pupuk non subsidi melalui sistem tukar kupon seharga Rp 250 ribu, berupa 1 sak pupuk NPK (25 Kg), 1 sak NPK Petro Nitrat (25), 1 sak Dekompresor Petro Gladiator (1Kg) dan 1 sak Pupuk Hayati Petro Biofertil (2 Kg).

Dari harga normal berkisar Rp 338 ribu – Rp 518 rupiah petani bisa mendapatkan diskon 35 hingga 50 persen.

Selain menggelar pasar murah, PT PG juga memberikan Edukasi Pertanian, Konsultasi, serta Layanan Uji Tanah Gratis.

Kegiatan pasar murah ini merupakan salah satu taktik dalam strategi Program Transformasi Bisnis, yaitu memperkuat brand image produk non subsidi untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar komersil domistik.

Direktur Utama PT PG Rahmad Pribadi, menjelaskan, berdasarkan hasil riset dan uji coba di berbagai daerah,  rangkaian produk PG tersebut mampu meningkatkan produktifitas pertanian, termaasuk tanaman Holtikultura.

“PG memiliki banyak produk non subsidi dari hulu hingga hilir, seperti benih unggul, pupuk, pengendalian hama, dan dekompresor hingga Probiotik,” ujarnya.

“Dari harga pupuk non subsidi yang harganya lebih mahal dari pupuk bersubsidi. Dengan hasil panen yang bisa meningkat hingga 40 persen, petani masih bisa mendapatkan keuntungan,” tambahnya.

Selain itu, ia mengaku dipilihnya Kabupaten Probolinggo, karena kawasan ini dekat dengan Gunung Bromo, dan kawasan ini terkenal subur, dan memiliki potensi pertanian besar dan sentra holtikultura di Jawa Timur.

“Sehingga dengan meningkatnya hasil panen, petani di kawasan Gunung Bromo berdampak pada kesejahteraan petani di kawasan ini,” tutupnya. (wil/gus).

Artikel ini telah dibaca 50 kali

Baca Lainnya

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

19 Juni 2026 - 17:34

BPPKAD Kabupaten Probolinggo Gelar Pembinaan Penatausahaan Keuangan Bagi Pejabat Pengelola Keuangan Daerah 2026

18 Juni 2026 - 20:43

Terlilit Ekonomi, Oknum P3K Nekat Curi Traktor

16 Juni 2026 - 09:13

DKUPP Kabupaten Probolinggo Perkuat Pembinaan KDKMP, Siapkan Kabupaten Probolinggo Tuan Rumah Harkop Jatim

15 Juni 2026 - 14:07

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Kawal Verval Usulan Bantuan Hibah PP PAUD hingga Tuntas

11 Juni 2026 - 15:20

Trending di Kabar Probolinggo