Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 5 Sep 2019

DPKH Probolinggo Sosialisasikan Gemar Makan Produk Olahan Hasil Peternakan


DPKH Probolinggo Sosialisasikan Gemar Makan Produk Olahan Hasil Peternakan Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) memberikan sosialisasi gemar makan produk olahan hasil peternakan di Balai Desa Kamal Kuning Kecamatan Krejengan, Rabu (4/9/2019).

Kegiatan pelayanan kesehatan promotif melalui gerakan makan produk olahan hasil peternakan tahun 2019 ini didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2019 program pembinaan lingkungan sosial.

Selain memberikan sosialisasi gemar makan produk olahan hasil peternakan, DPKH Kabupaten Probolinggo juga memberikan paket makanan tambahan bagi balita posyandu berupa produk olahan hasil peternakan berupa 500 ml susu pasteurisasi, abon ayam 250 gr dan telur adin 5 butir setiap balita.

Pemberian paket makanan tambahan ini diberikan kepada 56 orang balita sasaran di Posyandu Krajan Desa Kamal Kuning Kecamatan Krejengan. Penyerahan paket makanan tambahan ini dihadiri oleh Bidan Desa dan Ketua Lembaga Pembina Posyandu (LPP) Desa Kamal Kuning Kecamatan Krejengan.

Kasi Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo Wakhidah Sofiati mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu upaya penanganan desa lokus stunting di Kabupaten Probolinggo tahun 2019.

“Serta, mengajak ibu balita untuk memberikan gizi balitanya antara lain dengan produk olahan hasil peternakan yang sangat berguna bagi tumbuh kembang balita. Dengan gizi yang cukup maka akan terjadi penurunan angka balita stunting di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Sementara Plt Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan gizi anak balita dalam rangka mendukung program penurunan angka stunting. Upaya ini dilakukan dengan memberikan makanan tambahan berupa susu, telur dan abon ayam dari hewani agar pertumbuhan balita menjadi lebih berkualitas dan menjadikan SDM Indonesia Unggul.

“Dengan diberikan makanan tambahan ini diharapkan gizi akan lebih baik, pertumbuhan balita menjadi normal dan akan memiliki kemampuan IQ yang lebih baik, sehingga sumber daya manusia di Kabupaten Probolinggo akan memiliki daya saing yang baik dan berkualitas dibandingkan dengan daerah lain,” harapnya.

Secara keseluruhan kegiatan pelayanan kesehatan promotif melalui gerakan makan produk olahan hasil peternakan tahun 2019 dengan sasaran balita posyandu ini dilaksanakan di 9 (sembilan) desa angka stunting tinggi di Kabupaten Probolinggo. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 71 kali

Baca Lainnya

KKG Multigrade Wonomerto-Sumberasih Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

19 Juni 2026 - 17:34

BPPKAD Kabupaten Probolinggo Gelar Pembinaan Penatausahaan Keuangan Bagi Pejabat Pengelola Keuangan Daerah 2026

18 Juni 2026 - 20:43

Terlilit Ekonomi, Oknum P3K Nekat Curi Traktor

16 Juni 2026 - 09:13

DKUPP Kabupaten Probolinggo Perkuat Pembinaan KDKMP, Siapkan Kabupaten Probolinggo Tuan Rumah Harkop Jatim

15 Juni 2026 - 14:07

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Kawal Verval Usulan Bantuan Hibah PP PAUD hingga Tuntas

11 Juni 2026 - 15:20

Trending di Kabar Probolinggo