Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 11 Mei 2020

dr. Anang Budi: Semua Pemudik Reaktif Sudah Dilakukan Pemeriksaan Swab


dr. Anang Budi: Semua Pemudik Reaktif Sudah Dilakukan Pemeriksaan Swab Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasyah

 

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Saat ini semua pemudik yang reaktif berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test sudah dilakukan pemeriksaan swab semua. Hal tersebut sesuai dari target dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo sampai hari minggu kemarin swab sudah selesai dan dikirimkan ke Provinsi Jawa Timur. Senin (11/5/2020).

“Semoga paling lambat awal minggu depan itu sudah muncul hasil-hasilnya. Kalau pemudik itu satu kali negatif langsung bisa pulang. Kecuali yang konfirmasi evaluasi atau yang PDP harus dua kali negatif,” kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, penanganannya sama dengan seperti pasien-pasien konfirmasi, mereka diberikan tempat agar melakukan physical distancing dengan harapan bisa beristirahat dan tidak berkumpul dengan siapapun.

“Kalau beristirahat mereka akan menjadi sehat dan daya tahan tubuhnya segera pulih. Makan dan gizipun kita suplay. Harapan kita Pemerintah Daerah akan membantu kepulihan daya tahan tubuh sehingga mereka kalau diswab hasilnya negatif,” jelasnya.

Untuk pasien positif COVID-19 Anang menyampaikan swabnya sudah selesai semua, terutama beberapa swab evaluasi dengan harapan minggu ini bisa keluar semua. Karena Provinsi Jawa Timur akan mencoba menyelesaikan PR-PR tanggungan yang masih menumpuk kemarin belum terselesaikan.

“Janjinya akan diselesaikan minggu ini, karena janji itulah maka Provinsi Jawa Timur mulai tanggal 12-17 Mei 2020 tidak menerima spesimen baru. Mereka khusus akan menyelesaikan yang belum selesai. Harapan saya akan bisa keluar hasil-hasil swab untuk pasien-pasien konfrmasi yang sekarang menunggu evaluasi,” terangnya.

Terkait tracking terhadap pasien positif klaster lepas, Anang menegaskan memang karena lepas lebih banyak mereka berasal dari karantina. Mereka lebih banyak telah selesai semua. Karena memang mereka belum terlalu banyak kontaknya. Ada beberapa kontaknya yang masih dicari, terutama yang tiba-tiba positif dari mana sumber penularannya.

“Contohnya yang kemarin sudah pulang dari Desa Tamansari Kecamatan Dringu itu masih belum jelas yang pulang sehat namun sumber penularannya masih belum jelas dari mana. Dan terakhir-terakhir tenaga medis yang juga positif tapi kita tidak tahu sumber penularannya dari mana. Ini yang menjadi pertanyaan-pertanyaan kita,” tegasnya.

Anang menambahkan, trackingnya ya kontak yang terdekat tapi untuk memperkirakan dari mana sumbernya masih kesulitan. “Tapi tetap orang-orang dekatnya kita lakukan tracking, rapid test dan pemeriksaan swab,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo