Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 22 Nov 2014

Gara-gara Makan Nasi Goreng Bontotan, 4 Siswa Keracunan


Gara-gara Makan Nasi Goreng Bontotan, 4 Siswa Keracunan Perbesar

Panggungrejo (Kabarpas.com) – Gara – gara usai makan nasi goreng bontotan, empat siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Assuniyyah, Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan ini mengalami keracunan, dan terpaksa keempatnya harus dirawat di Rumah Sakit dr.Soedarsono, kota setempat. Sabtu (22/11/2014) siang.

Keempat siswa yang dimaksud itu, diantaranya yaitu; Yofiadi (11), Syamsul Arifin (11),Muhammad Sulaiman (11), dan Hermanto (13). Keempat siswa tersebut merupakan warga Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, kota setempat.

Yofiadi (11), salah satu rekan korban menceritakan, kalau pada pagi itu ia dan ketiga temannya sedang menikmati makan nasi goreng bersama sebelum dimulainya pelajaran olahraga. Nasi goreng yang dimakannya itu dibawa oleh Syamsul Arifin, yang sengaja dibuatkan oleh ibunya untuk bekal di sekolah.

Ia menambahkan, seusai makan nasi goreng, mereka kemudian mengikuti pelajaran olahraga. Dan setelah olahraga, masing-masing mereka pulang ke rumah untuk mandi dan berganti baju . Namun, saat kembali ke sekolah untuk mengikuti pelajaran berikutnya, keempat siswa yang memakan nasi goreng itu mengalami pusing dan muntah-muntah.

“Tadi setelah makan nasi goreng. Kami lalu mengikuti olahraga. Dan setelah itu kepala rasanya pusing dan membuat kami muntah-muntah,” terangnya kepada Kabarpas.com saat ditemui di rumah sakit setempat.

Apa yang dikatakan Yofiadi itu dibenarkan oleh guru olahraga MI Assunniyyah, Mochmad Wildan. Ia mengatakan, bahwa pada pagi itu empat orang siswanya makan nasi goreng, yang dibawa oleh Syamsul Arifin.

“Tadi seusai pelajaran olahraga, mereka kan pulang mandi, ganti baju. Setelah itu kembali ke sekolah. Namun, sayangnya saat itu juga mereka tiba-tiba muntah-muntah. Kami sempat membawa ke Puskesmas Kandang Sapi setelah itu dirujuk ke rumah sakit,”

Sementara itu, Niyeh (40) orangtua Syamsul Arifin yang membuat nasi goreng mengaku tidak menyangka bila nasi goreng buatannya membuat anak dan tiga temannya keracunan. Pasalnya, ia mengaku tidak mencampuri bahan-bahan lain dalam nasi gorengnya. “Cuma pakai bawang putih saja, sama timun. Nasinya juga baru saya masak tadi pagi,” timbuhnya.

Bahkan, ia dan suaminya juga ikut menyantap nasi goreng butannya pagi itu. Namun, dia dan suaminya tidak merasakan sakit kepala ataupun muntah-muntah seperti yang dirasakan anaknya. “Padahal saya dan ayahnya tadi juga makan nasi goreng itu. Bahkan, sudah habis satu piring. Tapi toh tidak apa-apa,” pungkasnya. (kui/uje).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya

LAZISNU Depok Kelola 1.067 Hewan Qurban di 64 Titik, Manfaat Dirasakan Lebih dari 30 Ribu Warga

31 Mei 2026 - 17:12

BRI Pasuruan Salurkan Bantuan TJSL Rp200 Juta untuk Pengadaan Alat Kesehatan Klinik FKTP Polres Pasuruan

30 Mei 2026 - 07:39

Luka

24 Mei 2026 - 23:56

Innalillahi, PC Pergunu Kota Pasuruan Berduka atas Wafatnya Anggota Aktif

23 Mei 2026 - 11:07

Jember Jadi Sorotan Nasional, Strategi Fawait dalam Pengentasan Kemiskinan Dipuji BP Taskin

21 Mei 2026 - 15:56

SPPG Al-Mubarok Kaliwates Disuspensi BGN Usai Kasus Dugaan Keracunan MBG di Jember

21 Mei 2026 - 15:52

Trending di Peristiwa